Pencarian

Lampung Terima Bantuan Bibit Perkebunan Rp210,58 Miliar untuk Kakao, Kopi, Lada, Kelapa Dalam, dan Tebu di 13 Kabupaten

Jumat, 29 Mei 2026 • 17:48:01 WIB
Lampung Terima Bantuan Bibit Perkebunan Rp210,58 Miliar untuk Kakao, Kopi, Lada, Kelapa Dalam, dan Tebu di 13 Kabupaten
Bantuan bibit perkebunan senilai Rp210,58 miliar dialokasikan untuk 13 kabupaten di Lampung pada 2026.

BANDARLAMPUNG — Alokasi bantuan bibit perkebunan untuk Lampung pada tahun 2026 mencapai Rp210,58 miliar, dengan tebu menjadi komoditas penerima anggaran terbesar. Nilai bantuan untuk tanaman tebu mencapai Rp187,25 miliar, atau sekitar 89 persen dari total anggaran, untuk lahan seluas 13.000 hektare.

Rincian Bantuan: Tebu Dominasi Anggaran, Kakao Terluas Kedua

Plt Kepala Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP) Lampung Endro Gunawan menyebutkan, bantuan tebu terbagi dalam dua kegiatan. Perluasan tanaman seluas 2.300 hektare menyasar Kabupaten Lampung Utara dan Waykanan. Sementara kegiatan bongkar ratun seluas 10.700 hektare dilakukan di Lampung Tengah, Lampung Utara, Tulang Bawang, Tulang Bawang Barat, dan Waykanan.

"Kita juga diminta agar bisa membantu mewujudkan swasembada gula," ujar Endro di Bandarlampung, Jumat.

Kakao dan Kopi: Peremajaan Tanaman Jadi Prioritas

Untuk tanaman kakao, total bantuan mencapai Rp9,88 miliar dengan luas tanam 7.450 hektare. Kegiatan peremajaan seluas 6.350 hektare dilakukan di Lampung Selatan, Lampung Tengah, Lampung Barat, Tanggamus, Lampung Timur, Pesawaran, dan Pringsewu. Perluasan tanaman seluas 1.100 hektare menyasar Lampung Tengah, Lampung Timur, Lampung Selatan, Waykanan, Mesuji, dan Tulang Bawang Barat.

Bantuan bibit kopi senilai Rp2,57 miliar dialokasikan untuk lahan seluas 2.000 hektare. Peremajaan tanaman seluas 1.300 hektare dilakukan di Lampung Utara, Lampung Barat, Tanggamus, Waykanan, dan Pesisir Barat. Perluasan tanaman seluas 700 hektare menyasar Lampung Utara, Tulang Bawang Barat, dan Pesisir Barat.

Lada dan Kelapa Dalam: Rehabilitasi dan Peremajaan

Bantuan bibit lada untuk kegiatan rehabilitasi senilai Rp5,20 miliar dengan luas 1.100 hektare. Pelaksanaannya di Kabupaten Lampung Utara, Lampung Barat, Tanggamus, Lampung Timur, dan Waykanan. Sementara bantuan kelapa dalam melalui peremajaan dan perluasan tanam total mencapai Rp5,68 miliar untuk lahan seluas 6.500 hektare, menyasar Lampung Selatan, Lampung Timur, Pesawaran, dan Pringsewu.

Fakta Singkat Bantuan Bibit Perkebunan Lampung 2026

  • Total anggaran: Rp210,58 miliar untuk 30.050 hektare lahan.
  • Komoditas terbanyak: Tebu (Rp187,25 miliar) dan kakao (Rp9,88 miliar).
  • Daerah penerima: 13 kabupaten/kota, termasuk Lampung Tengah, Lampung Selatan, dan Waykanan.

Mengapa Bantuan Ini Penting untuk Lampung?

Lampung merupakan salah satu provinsi penghasil perkebunan utama di Sumatera. Program ini tidak hanya memperkuat pasokan bahan baku industri hilir, tetapi juga menjadi stimulus bagi petani untuk meremajakan tanaman yang sudah tidak produktif. Endro menambahkan bahwa setelah swasembada beras mulai tercapai, fokus pemerintah bergeser ke hilirisasi perkebunan. "Selain tanaman pangan seperti padi, jagung, dalam mendukung swasembada pangan juga ada dukungan untuk tanaman perkebunan dan ini diberikan dalam bentuk bantuan bibit," katanya.

Bagikan
Sumber: lampung.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks