Pencarian

Polri Bantu Pemulihan Pesantren Pascabanjir di Pidie Jaya lewat Bantuan Al-Qur’an

Kamis, 29 Januari 2026 • 11:55:03 WIB
Polri Bantu Pemulihan Pesantren Pascabanjir di Pidie Jaya lewat Bantuan Al-Qur’an
Upaya pemulihan sarana ibadah dan pendidikan

Lampung, 29 Januari 2026 - Polres Pidie Jaya menyalurkan bantuan Al-Qur’an kepada sejumlah pesantren yang terdampak banjir di wilayah Kabupaten Pidie Jaya. Penyaluran bantuan tersebut dilakukan pada Senin, 26 Januari 2026, sebagai wujud kepedulian Polri terhadap pemulihan sarana pendidikan keagamaan pascabencana.

Bantuan disalurkan secara bertahap ke empat pesantren, yakni Pesantren Sirajul Huda Al-Aziziyah di Gampong Blang Awe, Kecamatan Meureudu; Pesantren Madinattudiniyah Babul Munajah di Gampong Jurong Binjee, Kecamatan Jangka Buya; Pesantren Darul Mubaraqah Al Munawwarah di Gampong Meuko Dayah, Kecamatan Bandar Dua; serta Pesantren Al-Munawarah Pocut Imum Mukim Al-Aziziyah (DAPIMA) di Gampong Blang Cut, Kecamatan Meurah Dua.

Kapolres Pidie Jaya AKBP Ahmad Faisal Pasaribu secara langsung menyerahkan sebanyak 50 mushaf Al-Qur’an kepada Pesantren Sirajul Huda Al-Aziziyah. Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakapolres Pidie Jaya Kompol Iswahyudi, Kasat Lantas AKP Fefy Yunitasari, Kasi Humas AKP Mahruzar Hariadi, Kapolsek Meureudu AKP Mustafa Kamal, KBO Sat Samapta Ipda Mustafa, serta personel Sat Samapta Polres Pidie Jaya dan Polsek Meureudu.

Sementara itu, bantuan serupa juga diserahkan kepada Pesantren Madinattudiniyah Babul Munajah oleh Kasat Samapta Polres Pidie Jaya Iptu Ramli bersama Kapolsek Jangka Buya Iptu Mustafa. Penyerahan tersebut turut disaksikan KBO Sat Samapta Ipda Mustafa, Kanit Samapta Polsek Jangka Buya Aipda Rusdy, serta personel Polres dan Polsek setempat.

Di Kecamatan Bandar Dua, bantuan Al-Qur’an diterima langsung oleh pimpinan Pesantren Darul Mubaraqah Al Munawwarah, Tgk. Busyairi, dengan disaksikan personel Sat Samapta Polres Pidie Jaya dan Polsek Bandar Dua.

Polres Pidie Jaya juga menyalurkan 50 mushaf Al-Qur’an kepada Pesantren Al-Munawarah Pocut Imum Mukim Al-Aziziyah (DAPIMA) di Kecamatan Meurah Dua sebagai bagian dari upaya pemulihan fasilitas pendidikan keagamaan pascabanjir.

Melalui Kasi Humas AKP Mahruzar Hariadi, Kapolres Pidie Jaya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian Polri terhadap dunia pendidikan dan masyarakat yang terdampak bencana.

“Polri tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga berperan aktif dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan. Kami berharap bantuan ini dapat membantu para santri dan mendukung keberlangsungan pendidikan keagamaan agar kembali berjalan normal,” ujarnya.

Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks