BANDAR LAMPUNG — Ratusan kader dan warga memadati kediaman Yanuar Irawan di Jalan Sultan Badarudin, Gang Harapan, Kelurahan Segala Mider, Kecamatan Tanjungkarang Barat, untuk mengikuti rangkaian Haul Bung Karno yang digelar DPD PDIP Lampung. Selain doa bersama, puluhan anak yatim menerima santunan dan warga sekitar mendapat paket sembako. Acara ini dihadiri jajaran pengurus DPD, anggota Fraksi PDIP DPRD Lampung, pengurus DPC Bandar Lampung, serta masyarakat setempat.
Winarti menjelaskan, bulan Juni memiliki tiga momentum penting yang selalu diperingati kader partai: Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni, hari kelahiran Bung Karno, dan hari wafat Sang Proklamator. Tiga peristiwa ini, menurutnya, bukan hanya untuk dikenang tetapi diwarisi semangatnya.
"Bulan Juni adalah Bulan Bung Karno bagi kita, masyarakat Indonesia, khususnya kader PDI Perjuangan. Ini bukan hanya soal mengenang, tetapi bagaimana kita mewarisi semangat perjuangan beliau," ujar Winarti di sela acara.
Mantan Bupati Tulang Bawang itu menilai nilai-nilai perjuangan Bung Karno masih sangat relevan, terutama saat masyarakat menghadapi tekanan ekonomi seperti fluktuasi harga kebutuhan pokok dan akses pendidikan yang belum merata. Ia menekankan, stabilitas ekonomi dan kesejahteraan rakyat hanya bisa diwujudkan lewat kerja sama semua pihak.
"Harapan kami, kita sebagai generasi penerus harus tetap semangat berjuang bersama pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan untuk menjaga stabilitas ekonomi masyarakat," katanya.
Winarti mengingatkan pesan Bung Karno bahwa perjuangan bangsa belum selesai. Setiap elemen, kata dia, memiliki peran sesuai bidangnya masing-masing. Ia menyebut, anggota legislatif berjuang melalui kebijakan, eksekutif melalui program, dan masyarakat melalui partisipasi aktif di lingkungannya.
"Yang legislatif berjuang di legislatif, yang eksekutif di eksekutif, dan masyarakat juga memiliki peran. Semua harus bergerak bersama untuk perbaikan," ujarnya.
PDIP Lampung juga mendorong evaluasi program pemerintah yang menyentuh langsung rakyat, seperti pencegahan stunting dan peningkatan gizi anak. Menurut Winarti, program harus tepat sasaran agar manfaatnya benar-benar dirasakan warga.
"Kami mengajak generasi muda untuk meneruskan semangat perjuangan Bung Karno melalui kontribusi positif dan kerja nyata, dalam menghadapi tantangan pembangunan di masa mendatang," imbuhnya.