BANDAR LAMPUNG — Pengprov Pordasi Berkuda Memanah Lampung bersama KONI Lampung menyiapkan panggung kompetisi baru bagi para atlet dan komunitas berkuda di provinsi tersebut. Kejuaraan bertajuk Piala Ketua KONI Lampung ini dijadwalkan berlangsung pada 26-27 Juni 2027 di kawasan Kota Baru, Lampung Selatan.
Ketua Umum KONI Lampung, Taufik Hidayat, menyebut even ini bukan sekadar perlombaan. Menurutnya, momentum ini strategis untuk memperkenalkan olahraga berkuda memanah ke masyarakat sekaligus menjaring bibit atlet potensial.
“Kejuaraan ini diharapkan mampu memotivasi para pecinta dan komunitas berkuda di Provinsi Lampung. Selain itu, masyarakat juga semakin mengenal olahraga berkuda memanah yang menjunjung tinggi nilai sportivitas, keberanian, dan ketangkasan,” ujar Taufik.
Panitia mempertandingkan dua kategori utama. Pada kategori Endurance, atlet akan menempuh jarak 40 kilometer dan 20 kilometer. Sementara pada kategori Horsebow Ground, perlombaan dibagi ke dalam beberapa kelas berdasarkan usia dan jarak tembak.
Untuk kelas U-10, jarak tembak yang ditetapkan 10 meter. Kelas U-16 menembak dari jarak 16 meter. Sementara kelas Dewasa Putra dan Dewasa Putri masing-masing menembak dari jarak 30 meter dan 25 meter.
Ketua Pengprov Pordasi Berkuda Memanah Lampung, Supendi, menyebut variasi nomor ini dirancang agar atlet muda maupun senior bisa unjuk kemampuan. “Ini merupakan salah satu kejuaraan terbesar yang pernah kami gelar dan menjadi pertama kalinya kejuaraan berkuda memperebutkan Piala Ketua KONI Lampung,” katanya melalui sambungan telepon, Senin (22/6).
Taufik Hidayat berharap kompetisi berkala seperti ini mampu mempercepat regenerasi atlet berkuda memanah di Lampung. Menurutnya, semakin sering digelar kejuaraan, semakin besar peluang melahirkan atlet yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
“Mudah-mudahan melalui kejuaraan ini olahraga berkuda di Lampung semakin berkembang dan mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi,” tambah Taufik.
Supendi menambahkan, dukungan penuh dari Ketua KONI Lampung menjadi suntikan moral bagi pengurus dan atlet. Ia optimistis sinergi ini akan mendongkrak minat masyarakat terhadap olahraga yang memadukan ketangkasan berkuda dan akurasi memanah tersebut.
“Semoga dengan dukungan penuh dari Ketua KONI Lampung, cabang olahraga berkuda semakin diminati masyarakat dan mampu menorehkan prestasi pada berbagai kejuaraan, baik tingkat nasional maupun internasional,” ujarnya.
Kejuaraan ini diharapkan menjadi titik tolak bagi pembinaan olahraga berkuda memanah di Lampung. Selain sebagai ajang kompetisi, even ini juga menjadi media sosialisasi agar olahraga yang menjunjung sportivitas dan keberanian itu semakin dikenal luas.
Panitia menargetkan kejuaraan ini mampu memperkuat posisi Lampung sebagai salah satu daerah yang serius mengembangkan olahraga berkuda di Indonesia. Ajang perdana Piala Ketua KONI Lampung ini pun dinilai memiliki nilai historis bagi perkembangan cabang olahraga tersebut di provinsi setempat.