METRO — Suasana Makorem 043/Gatam berubah menjadi tribun penonton raksasa pada Kamis malam. Layar lebar dipasang di halaman makorem, dan kursi-kursi plastik disusun berhadapan dengan layar. Warga dari berbagai kelurahan di Kota Metro datang berbondong-bondong, ada yang membawa anak kecil, ada pula yang datang langsung dari warung kopi sekitar.
Pertandingan Piala Dunia 2026 yang ditayangkan malam itu menyedot perhatian penuh. Sorak sorai penonton pecah setiap kali tim favorit mereka mencetak peluang. Beberapa peserta bahkan mengenakan atribut negara dukungannya, menambah semarak suasana nobar.
Komandan Korem (Danrem) 043/Garuda Hitam (Gatam), Brigjen TNI Sumarlin Marzuki, S.E., M.Han., hadir langsung di tengah warga. Ia menyebut kegiatan ini bukan sekadar hiburan.
“Melalui kegiatan nonton bareng ini, kita ingin membangun suasana yang harmonis, mempererat silaturahmi, serta menumbuhkan semangat persatuan dan sportivitas di tengah masyarakat. Sepak bola adalah olahraga yang digemari banyak kalangan dan mampu menjadi sarana pemersatu,” ujarnya.
Brigjen Sumarlin menambahkan, nobar ini bagian dari program komunikasi sosial TNI yang rutin digelar. Tujuannya memperkuat hubungan antara prajurit dan warga tanpa memandang latar belakang.
Antusiasme warga terlihat sejak sore. Mereka duduk berdampingan dengan prajurit, sesekali berdiskusi soal jalannya pertandingan. Suasana kebersamaan tampak hangat dan akrab sepanjang acara berlangsung.
Personel TNI yang berjaga juga mengimbau masyarakat untuk menjadikan kegiatan ini sebagai sarana hiburan positif. Ketertiban dan keamanan di lingkungan satuan serta lokasi nobar tetap menjadi prioritas utama.
“Kami ingin warga merasa nyaman dan aman. Nobar ini untuk semua kalangan, dan kami pastikan situasi tetap kondusif,” kata salah satu perwira yang bertugas di lokasi.
Kegiatan nobar Piala Dunia 2026 ini dijadwalkan berlangsung selama turnamen berjalan. Korem 043/Gatam membuka pintu bagi masyarakat yang ingin ikut menonton bersama di Makorem.