Pemkab Way Kanan Gandeng Bulog dan Pemprov Lampung Gelar Penetrasi Pasar, Beras SPHP Dijual Rp60 Ribu per Sak

Penulis: Nopriansyah Putra  •  Rabu, 17 Juni 2026 | 21:06:31 WIB
Pemkab Way Kanan bersama Bulog dan Pemprov Lampung gelar penetrasi pasar di enam titik pasar rakyat.

WAY KANAN — Enam titik pasar rakyat di Kabupaten Way Kanan menjadi sasaran Gerakan Serentak Penetrasi Pasar yang digagas Pemkab setempat bersama Pemprov Lampung dan Perum Bulog. Langkah ini diambil untuk memastikan pasokan bahan pangan tetap aman dan harga terjangkau bagi masyarakat.

Beras SPHP hingga Minyakita Disiapkan

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Way Kanan, Riva Adi Chandra, mengungkapkan bahwa Bulog menyediakan 50 sak beras SPHP ukuran lima kilogram dengan harga Rp60 ribu per sak. Selain itu, tersedia 240 kilogram gula pasir seharga Rp17.500 per kilogram dan 900 liter Minyakita dengan harga Rp15.500 per liter.

“Melalui kegiatan ini pemerintah berupaya menjaga stabilitas harga sekaligus memastikan kebutuhan pokok masyarakat tetap tersedia,” ujar Riva, Rabu (17/6/2026).

Enam Pasar Rakyat Jadi Lokasi Operasi Pasar

Riva menjelaskan bahwa komoditas yang disalurkan merupakan kebutuhan pokok yang memiliki pengaruh besar terhadap inflasi daerah. Karena itu, pasokan dan distribusinya terus dijaga agar tetap tersedia di tengah masyarakat.

Gerakan penetrasi pasar telah dilaksanakan di enam titik pasar rakyat di Kabupaten Way Kanan. Kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan, menjaga daya beli masyarakat, serta mengendalikan laju inflasi daerah.

Kolaborasi Tiga Pilar untuk Kendalikan Harga

Keterlibatan Bulog dan pemerintah provinsi dalam kegiatan ini dinilai sangat penting. Riva menyebut kehadiran Bulog berperan langsung dalam menjaga ketersediaan stok pangan di pasar sekaligus menekan potensi lonjakan harga yang memberatkan warga.

Pemerintah Kabupaten Way Kanan berkomitmen melanjutkan program serupa secara berkala, terutama menjelang hari besar keagamaan atau saat terjadi fluktuasi harga di tingkat pedagang.

Reporter: Nopriansyah Putra
Sumber: rri.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top