BANDAR LAMPUNG — Sebanyak 76.294 kursi tersedia di 318 sekolah negeri se-Provinsi Lampung dalam pembukaan pendaftaran SPMB jalur reguler tahun ajaran 2026. Proses pendaftaran berlangsung mulai hari ini, Senin (15/6/2026), hingga 19 Juni 2026.
Kepala Disdikbud Provinsi Lampung, Thomas Amirico, mengonfirmasi bahwa hasil seleksi akan diumumkan pada 24 Juni 2026. Ia menyebutkan, dari total sekolah yang membuka pendaftaran, sebanyak 208 adalah SMA negeri dengan daya tampung 42.660 siswa, sementara 110 SMK negeri menyediakan kuota bagi 33.634 calon peserta didik.
Thomas menegaskan bahwa seleksi masuk sekolah reguler tidak lagi semata-mata berdasarkan jarak tempat tinggal. Untuk jalur domisili, nilai akademik menjadi faktor utama dalam menentukan kelulusan.
"Untuk jalur domisili itu syaratnya tetap ada, tetapi penentunya adalah nilai. Nilai tertinggi itulah yang akan diterima," jelas Thomas saat ditemui di SMA Negeri 1 Bandar Lampung.
Apabila terdapat peserta dengan nilai yang sama, panitia akan mempertimbangkan jarak tempat tinggal ke sekolah tujuan. Jika jarak pun identik, usia peserta didik menjadi faktor berikutnya. Dalam kondisi seluruh kriteria masih setara, waktu pendaftaran dapat menjadi penentu akhir.
"Kalau ternyata nilainya sama, tentu nanti yang akan diukur adalah jarak. Ketika jaraknya juga sama, mungkin usia. Kalau usianya juga sama, mungkin siapa yang lebih dulu mendaftar," ungkap Thomas.
Thomas mengimbau calon peserta didik yang belum berhasil lolos dalam seleksi SMA Unggul agar segera memanfaatkan kesempatan ini. Ia menyebut pendaftaran di sekolah reguler masih terbuka hingga 19 Juni 2026.
"Saya minta kepada anak-anak yang sebelumnya belum tertampung di SMA Unggul agar bisa mendaftar hari ini di SMA reguler," katanya.
Disdikbud Provinsi Lampung memastikan seluruh ketentuan seleksi telah disiapkan untuk menjaga objektivitas dan transparansi proses penerimaan. Thomas menambahkan, aturan ini bertujuan memberikan kesempatan yang adil bagi seluruh calon peserta didik di Lampung.