Satbrimob Polda Lampung Patroli Dialogis di 3 Gereja Besar Bandar Lampung, Jemaat Ibadah Minggu Tenang

Penulis: Rizky Firmansyah  •  Minggu, 07 Juni 2026 | 20:05:31 WIB
Personel Satbrimob Polda Lampung melakukan patroli dialogis di Gereja Imanuel, Bandar Lampung.

BANDAR LAMPUNG — Tiga gereja utama di Kota Bandar Lampung mendapat kunjungan khusus dari Detasemen Gegana Satbrimob Polda Lampung, Minggu (7/6/2026). Kegiatan patroli dialogis ini menyasar Gereja Imanuel, Gereja Merturia, dan Gereja Katedral untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan saat umat Nasrani menjalankan ibadah.

Personel yang dipimpin Aipda Erwansyah tidak sekadar berjaga di titik statis. Mereka aktif menyapa pengelola gereja dan berkomunikasi langsung dengan jemaat. Langkah ini dinilai efektif untuk membangun rasa aman tanpa menimbulkan ketegangan di lingkungan rumah ibadah.

Fokus pada Komunikasi, Bukan Sekadar Jaga Jarak

Berbeda dengan patroli konvensional yang hanya memantau dari kejauhan, tim Gegana justru mendekat dan berdialog. Mereka memantau area sekitar gereja secara mendalam untuk memastikan situasi tetap kondusif hingga seluruh rangkaian ibadah selesai.

Komandan Detasemen Gegana Satbrimob Polda Lampung Kompol Moch Sonep menegaskan bahwa patroli ini merupakan wujud nyata perlindungan Polri terhadap hak beribadah warga. "Kesiapsiagaan personel di lapangan sangat krusial dalam menjaga kerukunan antarumat beragama," ujarnya.

Komitmen Berkelanjutan untuk Stabilitas Daerah

Dansat Brimob Polda Lampung Kombes Pol Yustanto berkomitmen mengintensifkan kegiatan serupa secara berkala. Titik-titik vital dan lokasi keramaian di Provinsi Lampung akan terus diprioritaskan dalam patroli ke depan.

Secara keseluruhan, patroli dialogis di tiga gereja tersebut berjalan aman, tertib, dan lancar tanpa kendala berarti. Tidak ada laporan gangguan keamanan selama rangkaian ibadah berlangsung.

Reporter: Rizky Firmansyah
Sumber: sumaterapost.co This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top