KONI Lampung Targetkan Tenis Meja Sumbang Emas Lagi di PON 2028 Usai Raih Dua Medali di Aceh-Sumut

Penulis: Burhanuddin Yahya  •  Minggu, 07 Juni 2026 | 11:28:31 WIB
Pelatihan sertifikasi pelatih tenis meja Lampung sebagai persiapan PON 2028.

BANDAR LAMPUNG — Wakil Ketua Umum II KONI Lampung, Riagus Ria, menegaskan bahwa tenis meja kini menjadi salah satu andalan daerah dalam peta olahraga nasional. Prestasi dua medali emas di PON 2024 menjadi bukti bahwa cabang ini memiliki daya saing yang kuat.

“Tenis meja sudah mendapatkan nama di kancah nasional. Semua harus memberikan dukungan kepada pengurus, pembina, pelatih, dan atlet agar terus berkarya,” ujar Riagus Ria di Bandar Lampung.

Sertifikasi Pelatih Jadi Modal Awal Porprov 2026

Langkah konkret yang diambil PTMSI Lampung adalah menggelar pelatihan sertifikasi bagi para pelatih di tingkat provinsi. Menurut Riagus, pelatih merupakan garda terdepan dalam mencetak atlet berprestasi. Sertifikasi ini juga menjadi syarat wajib bagi pelatih pendamping yang akan mendampingi atlet di kejuaraan nasional.

“Kami sangat berterima kasih kepada PTMSI yang menggelar sertifikasi. Ini menandakan keseriusan untuk meraih prestasi di PON 2028, bahkan sudah mendatangkan pelatih internasional dari luar negeri,” kata Riagus.

Para pelatih yang mengikuti sertifikasi kali ini diharapkan bisa menjadi modal berharga untuk menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) X Lampung yang akan digelar pada akhir tahun 2026. Porprov menjadi ajang seleksi dan pematangan atlet sebelum PON 2028.

Target Emas dan Kepemimpinan Baru di PTMSI

KONI Lampung optimistis di bawah kepemimpinan Ketua PTMSI Lampung, Juwita, pembinaan tenis meja bisa berjalan lebih baik. Dukungan penuh dari seluruh insan olahraga, mulai dari pengurus hingga pemerintah daerah, dinilai penting untuk mempertahankan tradisi emas.

“Tentunya kami sebagai insan olahraga di Lampung mendukung dan memberikan motivasi bagi tenis meja. Semua harus terus berkarya,” ujar Riagus menambahkan.

Dengan dua emas yang sudah diraih, Lampung kini membidik tambahan medali emas di PON 2028. Langkah awal melalui sertifikasi pelatih ini diharapkan mampu mencetak atlet-atlet yang siap bersaing di level nasional.

Reporter: Burhanuddin Yahya
Sumber: lampungpro.co This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top