LAMPUNG — Proses kepengurusan visa untuk skuad asuhan Amir Ghalenoei akhirnya tuntas pada Sabtu (6/6/2026) setelah kebuntuan yang berlangsung berbulan-bulan. Situasi perang antara Iran dan AS membuat pengajuan izin masuk ke Amerika Serikat menjadi rumit, memaksa federasi sepak bola Iran mencari solusi alternatif.
FIFA sebagai penyelenggara Piala Dunia 2026 telah menyetujui permohonan Iran untuk memindahkan basecamp mereka ke Meksiko. Dalam rilis resmi, Tijuana di bagian utara Meksiko tercatat sebagai markas tim selama turnamen.
"Tim Nasional sepak bola pria Iran telah mendapatkan visa untuk mengikuti Piala Dunia," tulis laporan Sky News. Keputusan ini diambil setelah markas awal di Arizona, AS, dinyatakan tidak memungkinkan akibat tensi politik.
Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum secara terbuka menyatakan negaranya akan mengizinkan tim Iran tinggal selama Piala Dunia. Turnamen ini digelar bersama oleh AS, Meksiko, dan Kanada.
Meski para pemain sudah mengantongi izin, media Iran melaporkan masih ada 15 anggota delegasi yang belum menerima visa AS. Mereka termasuk staf pelatih, ofisial tim, dan tenaga pendukung.
Kepastian visa ini tiba di saat-saat terakhir. Skuad Iran yang sebelumnya menjalani pemusatan latihan di Antalya, Turki, langsung bergerak cepat. Dari Bandara Antalya, mereka terbang menuju Meksiko dan sempat berfoto bersama penggemar.
Foto yang beredar memperlihatkan seorang pria membawa spanduk bertuliskan, "Rakyat Turki dan Iran berjalan bersama menuju kemenangan".
Kekacauan administrasi visa ini sudah tercium sejak awal tahun. Iran awalnya dijadwalkan bermarkas di Arizona, namun ketegangan diplomatik membuat rencana itu batal. Pada Selasa (26/5/2026), FIFA mengonfirmasi Tijuana sebagai lokasi latihan resmi.
Piala Dunia 2026 menjadi edisi pertama yang digelar di tiga negara. Bagi Iran, ini adalah kesempatan ketujuh tampil di putaran final setelah debut pada 1978.
Dengan visa di tangan, fokus kini beralih ke persiapan teknis. Iran tergabung di Grup B bersama Inggris, Wales, dan Amerika Serikat — laga yang sarat muatan politis.