Pelaksana Harian (Plh) Rektor Unila yang juga Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof. Dr. Eng. Suripto Dwi Yuwono, membuka kegiatan dengan menekankan urgensi buku rubrik tersebut. Selama ini, pengakuan prestasi mahasiswa berjalan parsial di masing-masing fakultas. “Keberadaan buku rubrik ini membantu program studi menentukan bentuk rekognisi prestasi mahasiswa secara lebih terarah dan terukur,” ujarnya dalam sambutan.
Materi sosialisasi disampaikan drh. Madi Hartono, M.P. Buku rubrik mencakup beragam kategori kegiatan mahasiswa yang dapat direkognisi: kompetisi ilmiah dan non-ilmiah, kewirausahaan, keorganisasian, kepesertaan forum nasional-internasional, hingga kegiatan pengabdian masyarakat. Semua kategori dinilai dan dikonversi ke dalam bentuk SKS sesuai capaian pembelajaran yang relevan.
Kepala Biro Akademik dan Kemahasiswaan Unila, Hero Satrian Arif, menambahkan bahwa sosialisasi bertujuan menyamakan persepsi seluruh unit kerja. “Ini upaya meningkatkan pemahaman mekanisme pengakuan, penilaian, verifikasi, dan pelaporan prestasi mahasiswa di lingkungan Unila,” katanya. Ia berharap implementasi buku rubrik berjalan optimal di tingkat program studi, fakultas, maupun universitas.
Konversi prestasi mahasiswa kerap menjadi kendala karena belum ada standar baku di setiap fakultas. Akibatnya, mahasiswa berprestasi di tingkat nasional kesulitan mendapatkan pengakuan akademik atas capaiannya. Buku Rubrik Pengakuan Prestasi Mahasiswa Tahun 2026 hadir untuk mengatasi ketimpangan tersebut. Dengan pedoman ini, mahasiswa yang meraih juara lomba, aktif di organisasi, atau menjalankan program kewirausahaan bisa mendapatkan konversi SKS secara objektif.
Plh Rektor Unila menegaskan bahwa prestasi mahasiswa dapat dikonversi ke dalam mata kuliah universitas, fakultas, maupun program studi. “Penyesuaian dilakukan sesuai capaian pembelajaran yang relevan dengan prestasi yang diraih,” jelas Prof. Suripto.
Unila menargetkan, dengan pedoman ini, koordinasi dan sinergi antarunit kerja di lingkungan kampus semakin kuat. Selain memudahkan mahasiswa, buku rubrik juga mendorong peningkatan capaian prestasi mahasiswa Unila di tingkat nasional maupun internasional. Sosialisasi dihadiri para dekan fakultas, kepala biro, wakil dekan bidang kemahasiswaan dan alumni, kepala program studi, serta tim pengelola prestasi mahasiswa.
Dengan implementasi yang efektif, Unila optimistis sistem rekognisi prestasi mahasiswa ke depan akan lebih transparan dan terstandarisasi. Buku rubrik ini menjadi pegangan utama bagi seluruh program studi dalam menilai dan mengakui setiap capaian mahasiswa di luar kegiatan akademik reguler. (**)