Bandar Lampung — Peserta didik, pendidik, dan tenaga kependidikan SMPN 17 Bandar Lampung mengenakan pakaian adat nusantara dalam upacara peringatan Hardiknas 2026. Kegiatan tersebut menjadi bentuk penghormatan terhadap jasa para pendidik sekaligus upaya meneguhkan komitmen dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.
Nasib Warsito, S.E., M.Pd.I dari Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Provinsi Lampung membacakan pidato Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah. Beliau menekankan bahwa pendidikan merupakan "proses tulus dalam mengembangkan potensi manusia secara utuh, berlandaskan nilai asah, asih, dan asuh yang diwariskan oleh Ki Hajar Dewantara."
Dalam amanatnya, pendidikan dimaknai sebagai proses memuliakan manusia dengan menemukan dan menumbuhkembangkan fitrah serta potensi sebagai makhluk Tuhan yang mulia. Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah menetapkan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) sebagai program prioritas yang didukung lima kebijakan strategis: revitalisasi dan digitalisasi sekolah, peningkatan kualitas dan kesejahteraan guru, penguatan karakter, peningkatan literasi dan numerasi, serta perluasan akses pendidikan inklusif.
Kepala SMPN 17 Bandar Lampung, Jondri Haryadi, M.Pd.I menjelaskan tema Hardiknas 2026 adalah "Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua." Tema tersebut menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak dalam menciptakan pendidikan yang berkualitas, merata, dan inklusif di era transformasi digital.
Jondri Haryadi mengungkapkan, "Hardiknas juga menguatkan semboyan Ing Ngarso Sung Tulodo, Ing Madyo Mangun Karso, Tut Wuri Handayani sebagai fondasi pendidikan karakter yang memanusiakan manusia." Semboyan legendaris Ki Hajar Dewantara ini menekankan peran pendidik sebagai pemberi teladan, pembangkit semangat, dan pendorong dari belakang.
Dalam rangkaian peringatan Hardiknas, SMPN 17 Bandar Lampung memberikan penghargaan kepada sejumlah mitra strategis yang turut mendukung kemajuan pendidikan di daerah. Pihak yang diapresiasi mencakup BGTK Lampung, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Agama Bandar Lampung, Denpom II/3 Lampung, Polsek dan Koramil 03 Telukbetung Utara, Lurah Gulak Galik, serta insan pers.
Kepala SMPN 17 berharap peringatan Hardiknas 2026 ini terwujud pendidikan berkualitas yang merata melalui partisipasi semua pihak, penguatan karakter, serta peningkatan kompetensi generasi muda. Menurutnya, momen ini juga untuk menguatkan sinergi seluruh elemen masyarakat dalam memajukan pendidikan guna "mencetak generasi cerdas, kreatif, dan berdaya saing."
Komitmen SMPN 17 Bandar Lampung mencerminkan upaya nyata sekolah dan instansi pendidikan di Lampung untuk mewujudkan visi pendidikan nasional yang berorientasi pada pembangunan sumber daya manusia Indonesia yang unggul, kuat, dan tangguh sesuai dengan Asta Cita Pemerintah.