Pencarian

Blacksmithing di Ashford Castle Irlandia, Pengalaman Jadi Pandai Besi Sehari

Selasa, 22 September 2026 • 13:22:01 WIB
Blacksmithing di Ashford Castle Irlandia, Pengalaman Jadi Pandai Besi Sehari
Peserta program Meet the Makers menempa besi panas di bengkel pandai besi Stephen Quinn, Kilreekil, Galway, Irlandia.

LAMPUNG — Ashford Castle di County Mayo, Irlandia, membuka program Meet the Makers yang mengajak tamu mengikuti pandai besi selama sehari penuh. Paket "Fire & Wood" ini mencakup sesi dua jam di bengkel Stephen Quinn di Kilreekil, Galway, lengkap dengan perlengkapan pelindung dan transportasi dari hotel. Program ini jadi alternatif wisata budaya bagi traveler yang ingin menyentuh langsung kerajinan tradisional Irlandia, bukan sekadar melihat dari balik pagar museum.

Ashford Castle berdiri di atas lahan bekas kediaman keluarga Guinness, kini beroperasi sebagai hotel mewah ikonik di County Mayo. Pihak hotel merancang Meet the Makers sebagai jembatan antara tamu dan perajin lokal, mulai dari pandai besi, pembuat keju, hingga pengrajin lain di sekitar kawasan Connemara dan Galway.

Pengalaman ini tidak berhenti di demonstrasi. Tamu diajak memegang palu, memanaskan besi di tungku batu bara, dan membentuk logam di atas anvil. Pemandu dari pihak hotel memastikan setiap peserta mendapat pengarahan keselamatan sebelum berangkat ke lokasi bengkel.

Jejak Pandai Besi Keluarga Guinness

Sejarawan Ashford Castle, Fintan Gorman, menjelaskan bahwa keluarga Guinness dulu mempekerjakan keluarga pandai besi bernama Hickey. Mereka bertugas memasang tapal kuda untuk kuda pekerja, menempa pagar besi, gerbang, senjata, dan alat pertanian.

Selain fungsi praktis, bengkel pandai besi di Irlandia lama berperan sebagai ruang berkumpul warga. Tungku yang selalu menyala menjadikannya salah satu tempat paling hangat di desa, sehingga orang datang bukan hanya untuk memesan alat, tapi juga bertukar kabar.

Dua Jam di Bengkel Stephen Quinn

Perjalanan dari Ashford Castle ke bengkel Stephen Quinn di Kilreekil, Galway, memakan waktu sekitar 40 menit dengan kendaraan yang disediakan hotel. Bengkel itu berada di tengah kawasan pertanian, dikelilingi pagar besi tempa dan balkon yang masih dalam proses pengerjaan.

Begitu tiba, Quinn langsung memasukkan batu bara ke tungku dan menancapkan besi ke dalam api. Peserta bisa memilih membuat gantungan kunci atau pengait mantel. Ibu penulis memilih bentuk daun, sementara penulis membuat bentuk kepala kuda.

Prosesnya tidak sederhana. Bentuk daun butuh beberapa kali bolak-balik ke tungku dan bantuan power hammer agar hasilnya rapi. Setelah bentuknya sesuai, besi dicelup ke air dingin lalu diolesi campuran minyak biji rami, lilin lebah, dan satu bahan rahasia yang tidak diungkap Quinn.

Untuk pengait berbentuk kepala kuda, lima pukulan keras ke pahat membentuk mata, sementara tepi anvil yang melengkung dipakai untuk membengkokkan besi ke belakang. Hasil akhirnya juga melewati proses pendinginan dan pelapisan minyak yang sama.

Bertemu Perajin Keju Generasi Keempat

Setelah sesi pandai besi, rombongan melanjutkan kunjungan ke Kylemore Farmhouse Cheese. Di sana, Teresa Roche, peternak sapi perah generasi keempat, memandu tamu melihat kandang sapi dan ruang pematangan keju.

Peserta bahkan diberi kesempatan mencicipi whey langsung dari proses pembuatan keju. Kunjungan ini melengkapi gambaran tentang rantai kerajinan pangan lokal yang masih dikelola keluarga di wilayah tersebut.

Cara Memesan Paket "Fire & Wood"

Paket ini merupakan bagian dari program Meet the Makers di Ashford Castle. Tamu yang menginap bisa memesan langsung melalui concierge hotel atau menghubungi tim Irish experiences ambassador saat check-in.

Pihak hotel menyediakan Wellies dan jaket pelindung untuk sesi pandai besi, sehingga tamu tidak perlu membawa perlengkapan khusus. Untuk informasi tarif terkini dan ketersediaan jadwal, calon peserta sebaiknya mengonfirmasi langsung ke pihak Ashford Castle karena paket ini bersifat musiman.

Tips Mengikuti Sesi Pandai Besi

  • Kenakan pakaian berbahan katun atau wol, hindari bahan sintetis yang mudah terbakar.
  • Jangan pakai sweter favorit atau alas kaki kesayangan karena percikan api bisa meninggalkan bekas.
  • Manfaatkan perlengkapan pelindung yang disediakan hotel, termasuk Wellies dan jaket.
  • Siapkan tenaga karena memukul besi di atas anvil menguras otot lengan.
  • Bawa kamera atau ponsel dengan kantong tertutup agar aman dari serpihan logam panas.

Durasi ideal untuk mencoba pengalaman ini adalah dua sampai tiga jam di bengkel, ditambah waktu perjalanan pulang-pergi dari hotel. Kombinasikan dengan kunjungan ke perajin lain dalam program Meet the Makers agar liburan di County Mayo terasa lebih utuh, bukan hanya menginap di kastil bersejarah.

Follow lampungonline.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: cntraveler.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks