BANDARLAMPUNG — Lapangan Satlog Kodam XXI/Radin Inten berubah menjadi arena permainan rakyat pada Jumat (14/8/2026). Bukan latihan tempur, melainkan lomba balap karung, makan kerupuk, dan tarik tambang yang menyemarakkan HUT ke-81 RI.
Mayjen TNI Kristomei Sianturi melepas atribut formalnya dan ikut bertarung dalam lomba tarik tambang. Ia berhadapan dengan jajaran pejabat utama Kodam, termasuk Kasdam Brigjen TNI Andrian Susanto dan Irdam Brigjen TNI Enjang.
Kekompakan di Balik Keceriaan Lomba 17 Agustus
Kegiatan ini bukan sekadar hiburan tahunan. Pangdam menyebut permainan rakyat menjadi sarana memelihara soliditas prajurit di luar tugas militer.
"Semangat kemerdekaan harus kita maknai dengan kebersamaan, kekompakan dan kegembiraan. Dari kebersamaan inilah soliditas semakin kuat dan semangat pengabdian semakin kokoh," ujar Mayjen TNI Kristomei Sianturi.
Suasana meriah terlihat saat lomba joget balon dan bakiak berlangsung. Gelak tawa prajurit memenuhi lapangan, menciptakan suasana yang kontras dengan keseharian mereka yang penuh disiplin.
Jajaran Pejabat Utama Ikut Ambil Bagian
Selain Pangdam dan Kasdam, sejumlah pejabat utama Kodam XXI/Radin Inten turut hadir. Mereka antara lain Asintel Kolonel Inf Erwin A. T. Wiyono, Asops Kolonel Inf Triyono, dan Aster Kolonel Inf Ricardo Siregar.
Danpomdam Kolonel CPM David Medion, Kakesdam Kolonel Ckm dr. Bambang Siswanto, serta Kapendam Letkol Inf Ranoviandy Chairul juga terlihat hadir. Para Dansat dan Kabalak jajaran Makodam XXI/Radin Inten ikut memeriahkan acara.
Permainan Tradisional Jadi Perekat Kebersamaan
Lomba memasukkan paku ke dalam botol dan membawa kelereng dengan sendok menjadi momen yang paling dinanti. Keseruan terlihat ketika peserta berusaha menjaga keseimbangan di tengah teriakan dukungan rekan-rekan mereka.
Bagi Kodam XXI/Radin Inten, nilai sportivitas dan gotong royong yang terkandung dalam setiap permainan menjadi pengingat akan perjuangan para pahlawan. Semangat itu pula yang ingin terus dirawat di lingkungan satuan.