Polres Lampung Utara Bedah 10 Rumah Warga Prasejahtera di Tiga Kecamatan

Penulis: Burhanuddin Yahya  •  Sabtu, 26 September 2026 | 13:16:01 WIB
Personel kepolisian bersama warga bergotong royong membedah rumah warga prasejahtera di Lampung Utara.

LAMPUNG UTARA — Program bedah rumah Polres Lampung Utara menyasar warga yang dinilai belum memiliki hunian layak. Sepuluh unit rumah tersebar di tiga titik realisasi: Desa Bandar Agung di Kecamatan Muara Sungkai, Desa Sri Menanti di Kecamatan Tanjung Raja, dan Dusun Bendungan di Kecamatan Sungkai Selatan.

Pengerjaan berlangsung intensif dengan melibatkan personel kepolisian di lapangan bersama unsur terkait. Material bangunan disalurkan bertahap ke tiap lokasi.

Harapan Kapolres untuk Keluarga Penerima Manfaat

Kapolres Lampung Utara AKBP Raswidiati Anggraini menyampaikan harapannya agar rumah baru itu benar-benar dirasakan manfaatnya oleh keluarga penerima.

"Harapan saya kepada keluarga penerima manfaat dengan adanya bedah rumah, semoga nyaman dengan tempat tinggalnya, selalu bersyukur dg apa yg sdh Allah beri, selalu meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kpd Allah SWT," ujar Raswidiati.

Perwira berpangkat dua melati itu menilai antusiasme personel di lapangan tinggi. Gotong royong dinilainya menjadi modal utama agar program sosial semacam ini berjalan tanpa hambatan berarti.

Sinergi Polri, TNI, dan Ormas Jadi Pondasi

Raswidiati menegaskan kemitraan lintas sektoral yang harmonis menjadi pondasi dalam menumbuhkan jiwa kepedulian sosial secara berkelanjutan di Lampung Utara.

"Gotong royong dan sinergi antara Polri, TNI, Ormas, dan masyarakat semoga bisa selalu terjalin dg rasa yg tulus hati utk meningkatkan kepedulian kpd masyarakat," ujarnya.

Keterlibatan TNI dan organisasi masyarakat dalam pengerjaan disebut mempercepat proses di tiap titik. Warga sekitar turut membantu tenaga dan logistik ringan.

Bedah Rumah sebagai Pintu Pendekatan ke Warga

Program ini diposisikan sebagai sarana mempererat kedekatan emosional antara kepolisian dan segenap lapisan elemen masyarakat. Pendekatan humanis ditempuh agar kehadiran polisi di tengah kampung tidak semata soal penegakan hukum.

Polres Lampung Utara berharap dampaknya terasa pada situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif, aman, dan presisi. Pengerjaan sepuluh unit rumah itu masih berlanjut hingga seluruh target rampung.

Reporter: Burhanuddin Yahya
Sumber: satupena.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top