LAMPUNG — Keputusan Maddox menghapus nama "Pitt" bukan sekadar urusan administratif. Ini menyentuh cara seorang anak mendefinisikan dirinya di tengah perpecahan keluarga yang berlangsung bertahun-tahun.
Bagi ibu muda, momen seperti ini bisa jadi pengingat: nama keluarga bukan cuma legalitas, tapi juga cerita yang anak bawa seumur hidup.
Maddox Chivan Jolie-Pitt mengajukan permohonan perubahan nama ke Pengadilan Tinggi Los Angeles. Sidang digelar di Gedung Pengadilan Stanley Mosk dan dipimpin Hakim Virginia Keeny.
Maddox mengikuti persidangan secara virtual, didampingi pengacaranya, Peter Kenneth Levine. Hakim menyetujui permohonan tersebut pada Senin (14/9/2026).
"Tidak ada keberatan, permohonan perubahan nama dikabulkan," bunyi penetapan tertanggal 14 September yang dikutip dari dokumen pengadilan.
Perubahan nama di California bukan perkara cepat. Ada tahapan wajib yang harus dilalui pemohon sebelum hakim memberi putusan.
Maddox dan saudara perempuannya, Zahara, lebih dulu memasang pengumuman di surat kabar. Publikasi ini memberi kesempatan pihak yang keberatan untuk menyampaikan penolakan.
Setelah masa tunggu selesai tanpa keberatan, pengadilan baru bisa mengesahkan perubahan. Nama baru Maddox kini tercatat resmi sebagai Maddox Chivan Jolie.
Keputusan menghapus nama belakang salah satu orang tua biasanya tidak muncul tiba-tiba. Psikolog anak sering menyebutnya sebagai bentuk pencarian identitas saat anak merasa nama itu membawa beban emosional.
Pada remaja dan dewasa muda, langkah ini bisa jadi cara memisahkan diri dari konflik yang tidak mereka pilih. Bukan berarti menolak darah, tapi menolak keterkaitan dengan luka.
Untuk ibu yang menghadapi situasi serupa, hal terpenting adalah membuka ruang bicara. Anak perlu merasa aman menyampaikan apa yang ia rasakan tanpa takut menyakiti orang tua.
Anak-anak sering menangkap berita seperti ini dari media sosial atau percakapan orang dewasa. Jika mereka bertanya, jawab dengan bahasa sederhana sesuai usia.
Perubahan nama resmi memang jarang terjadi pada anak kecil. Tapi konflik keluarga yang terbuka bisa berdampak pada anak di usia berapa pun.
Waspadai tanda seperti anak menarik diri, sulit tidur, atau menolak bicara soal keluarga. Konsultasi ke psikolog anak atau konselor keluarga bisa membantu anak memproses emosinya.
Yang perlu diingat, keputusan Maddox adalah haknya sebagai individu. Bagi ibu di rumah, pelajaran terbesarnya sederhana: jaga komunikasi dengan anak, apa pun yang terjadi dalam pernikahan.