LAMPUNG — Pemilik kendaraan berbahan bakar bensin dan diesel di atas RON 90 masih mengisi dengan harga yang sama seperti awal bulan. Mengacu laman resmi Pertamina yang dikutip Senin, tidak ada penyesuaian baru untuk sebagian besar produk nonsubsidi sejak kenaikan awal September 2026.
Pertamax tetap dijual Rp15.950 per liter. Dua produk bersubsidi, Pertalite dan Solar, juga tidak mengalami perubahan harga.
Kenaikan harga terjadi pada empat produk nonsubsidi Pertamina. Pertamax Turbo dan Pertamax Green masing-masing naik Rp1.300 dan Rp2.550 per liter dibandingkan Agustus 2026.
Dexlite mencatat kenaikan paling besar, dari Rp19.700 menjadi Rp23.700 per liter atau selisih Rp4.000. Pertamina Dex naik dari Rp21.150 ke Rp25.200 per liter.
Di jaringan SPBU Shell, produk diesel nonsubsidi V-Power Diesel naik sejak 1 September 2026. Harganya kini Rp25.420 per liter, setara dengan Pertamina Dex dan BP Ultimate Diesel.
SPBU bp menyesuaikan harga pada periode yang sama. BP 92 tidak berubah di Rp16.130 per liter, sedangkan BP Ultimate dan BP Ultimate Diesel naik.
Selisih terbesar dirasakan pengguna diesel nonsubsidi. Dexlite naik Rp4.000 per liter, artinya pengisian 40 liter kini membutuhkan tambahan sekitar Rp160.000 dibandingkan Agustus 2026.
Untuk bensin, Pertamax Green mencatat kenaikan Rp2.550 per liter. Pengguna yang biasa mengisi 30 liter per pekan menghadapi tambahan pengeluaran sekitar Rp76.500 per pengisian.
Pertamina dan operator SPBU swasta umumnya menyesuaikan harga nonsubsidi mengikuti pergerakan harga minyak mentah dan kurs. Karena itu, angka per 14 September 2026 ini tidak menjamin harga tetap sepanjang bulan.
Pemilik kendaraan disarankan mengecek aplikasi resmi masing-masing operator sebelum mengisi, terutama untuk produk diesel nonsubsidi yang selisihnya paling besar.