KALIANDA — Sebaran bibit mangrove dalam program ini diprioritaskan di Kawasan Konservasi Way Lubuk, Kalianda, Lampung Selatan. Sebagian kecil lainnya dialokasikan untuk kawasan Merak Belantung, tempat kegiatan penyerahan simbolis dilakukan.
Penanaman ini merupakan bagian dari inisiatif berkelanjutan perusahaan dengan tema besar "Untuk Air, Jaga Kehidupan! Mangrove Untuk Masa Depan: Kenali, Lindungi, Tanam, dan Lestarikan". Langkah ini diharapkan memberikan perlindungan komprehensif bagi garis pantai Lampung Selatan dari bahaya erosi dan dampak perubahan iklim.
Kegiatan ini melibatkan kolaborasi erat antara TDM Lampung, Forum CSR Lampung, dan berbagai mitra strategis dari sektor swasta. Keterlibatan pemerintah daerah dan elemen masyarakat setempat menjadi kunci pelaksanaan aksi di lapangan.
Manajer Corporate Communication TDM Lampung, Nurhayati, menegaskan bahwa dukungan perusahaan terhadap penghijauan pesisir ini merupakan wujud nyata dari komitmen keberlanjutan perusahaan. Menurutnya, aksi ini juga menjadi bagian penting dari semangat sinergi bagi negeri.
"Kami percaya, kelestarian alam pesisir adalah investasi vital bagi masa depan generasi mendatang," kata Nurhayati dalam keterangannya, Jumat (28/8/2026).
Pemilihan Kawasan Konservasi Way Lubuk sebagai lokasi utama penanaman bukan tanpa alasan. Area ini dinilai krusial untuk mengoptimalkan pemulihan ekosistem pesisir yang berfungsi sebagai benteng alami dari terjangan gelombang dan intrusi air laut.
Melalui aksi gotong royong ini, TDM Lampung berharap dapat terus bersinergi dengan seluruh pemangku kepentingan untuk memberikan dampak positif yang nyata. Upaya ini tidak hanya berhenti pada penanaman, tetapi juga diharapkan berkelanjutan bagi lingkungan dan masyarakat Lampung.