BANDAR LAMPUNG — Sebanyak 25 wartawan dari berbagai media di Provinsi Lampung mengikuti seleksi dan latihan perdana tim minisoccer Porwanas PWI Lampung. Kegiatan ini berlangsung di Estadio Arena, Bandar Lampung, Sabtu (22/8/2026).
Seleksi ini menjadi bagian dari persiapan menghadapi Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) yang akan digelar di Lampung. Sebanyak 15 nama pemain telah terjaring dari hasil latihan yang dilakukan sebelumnya.
Supriyadi Alfian mengaku sempat ragu dengan kesiapan tim minisoccer. Namun, semangat para wartawan muda yang terlihat selama latihan mengubah keyakinannya.
"Kita yakin bahwa Minisoccer ini minimal bisa masuk ke final di Porwanas. Alhamdulillah kalau bisa juara. Hasil juga bisa diraih dengan cara penerapan disiplin. Dan saya yakin para anak muda ini bisa melakukan yang terbaik," kata Supriyadi.
Supriyadi menyoroti keterbatasan fasilitas latihan yang menjadi tantangan tersendiri. Saat ini, hanya ada dua lokasi latihan yang tersedia, yakni Subanus dan Estadio.
"Di Minisoccer ini atletnya sudah semangat, tapi tempat latihannya masih berbayar. Dan ini yang harus kita cari solusi bersama dengan manager. Saya yakin manager tim Mayang Suri Djausal akan terus melakukan pembinaan yang terbaik," ucapnya.
Wakil Ketua PWI Lampung, Syahroni Yusuf, mengungkapkan bahwa seluruh rangkaian seleksi cabang olahraga Porwanas telah dipersiapkan sejak awal tahun. Ia menegaskan bahwa ajang kali ini menjadi lebih berat karena Lampung bertindak sebagai tuan rumah.
"Untuk Porwanas saja sudah mendatangkan 3000 orang, ditambah HPN 2000 orang. Untuk itu, kita dari PWI saling percaya dan meyakini bahwa setiap teman-teman yang mengurus cabor ini berkompeten, dan meraih sukses," ungkapnya.
Syahroni menambahkan, meskipun minisoccer baru pertama kali dipertandingkan, kerja keras semua pihak diyakini akan menghasilkan prestasi terbaik. Ia juga menyebut dukungan penuh dari Mayang Suri Djausal sebagai manajer tim menjadi modal berharga.
Penanggung jawab Minisoccer, Elka Mabela, menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan beberapa kali latihan sebelumnya. Sesuai instruksi manajer, intensitas latihan akan terus ditingkatkan ke depan.
"Dari hasil latihan yang kami lakukan, sudah terjaring sebanyak 15 nama. Kegiatan hari ini hanya melanjutkan kegiatan latihan yang sudah berjalan. Penekanan pada seleksi kali ini yaitu, para pemain harus meningkatkan fisik agar lebih baik lagi," jelasnya.
Elka menambahkan, evaluasi akan segera dilakukan untuk menambah pemain sebelum proses entry by name. Ia memastikan tim akan terus menggenjot latihan fisik dan strategi untuk mencapai target yang ditetapkan PWI.
"Yang pasti kita akan terus genjot para pemain, baik secara fisik maupun strategi. Kita akan menjalankan target-target yang disampaikan dari PWI. Bahwa kita akan berusaha meraih hasil yang terbaik," tutupnya.