Menara Siger Bakauheni Jadi Lokasi Upacara HUT ke-81 RI, Bupati Lampung Selatan: Simbol Beranda Sumatra

Penulis: Nasrul Effendi  •  Senin, 17 Agustus 2026 | 16:59:01 WIB
Kibaran Sang Merah Putih mengiringi upacara peringatan HUT ke-81 RI di puncak Menara Siger, Bakauheni, Lampung Selatan, Senin (17/8/2026).

LAMPUNG SELATAN — Kibaran Sang Merah Putih di puncak Menara Siger menjadi saksi peringatan detik-detik Proklamasi HUT ke-81 RI di Kabupaten Lampung Selatan. Pemerintah kabupaten sengaja memindahkan lokasi upacara dari alun-alun ke kawasan ikonik di Kecamatan Bakauheni tersebut untuk meneguhkan semangat persatuan sekaligus memperkenalkan potensi daerah.

Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama menyebut pemilihan lokasi ini bukan tanpa alasan. Menara Siger tidak hanya menjadi kebanggaan masyarakat Lampung, tetapi juga menggambarkan posisi strategis daerahnya sebagai pintu masuk Pulau Sumatra.

"Ini adalah salah satu ikon kebanggaan masyarakat Lampung. Yang kedua, ini adalah simbol Kabupaten Lampung Selatan menjadi berandanya Pulau Sumatra," ujar Egi dalam sambutannya, Senin (17/8/2026).

Semarak dari Darat hingga Dermaga Pelabuhan Bakauheni

Kemeriahan perayaan tahun ini terasa lebih hidup. Setelah upacara usai, serangkaian pertunjukan memeriahkan kawasan Menara Siger, mulai dari drumband, tari-tarian, pertunjukan musik, hingga aksi paramotor yang menghiasi langit Bakauheni.

Semarak yang sama juga terasa dari kawasan Pelabuhan Bakauheni. Tepat saat detik-detik Proklamasi, bunyi klakson kapal dibunyikan serentak dari Dermaga Eksekutif hingga Dermaga 7 sebagai bentuk penghormatan.

Keberagaman Masyarakat Disebut Kekuatan Besar Pembangunan

Di tengah perayaan, Bupati Radityo Egi Pratama menyoroti keberagaman suku dan budaya yang hidup di Lampung Selatan. Menurutnya, perbedaan tersebut bukan penghalang, melainkan modal sosial untuk membangun daerah.

"Pelangi tidak akan indah kalau hanya satu warna. Pelangi menjadi indah karena banyak warna. Karena itu, keragaman merupakan sebuah kekuatan besar yang bisa kita manfaatkan untuk kemajuan Kabupaten Lampung Selatan," katanya.

Pesan persatuan itu pun dituangkan dalam pertunjukan Tari Nusantara Memanggil. Tarian kreasi tersebut menggambarkan kecintaan terhadap Tanah Air sekaligus kebanggaan terhadap kekayaan adat dan budaya Indonesia.

Menara Siger Jadi Ruang Promosi Potensi Daerah

Bagi pemerintah kabupaten, peringatan kemerdekaan di Menara Siger juga menjadi ajang strategis untuk memperkenalkan potensi Lampung Selatan. Mulai dari sektor pariwisata, alam, budaya, hingga ekonomi dan konektivitas, semuanya coba ditonjolkan di hadapan masyarakat dan tamu undangan.

Kawasan ini dinilai memiliki daya tarik tersendiri karena menjadi gerbang utama lalu lintas manusia dan barang menuju Pulau Jawa. Dengan digelarnya upacara di titik ini, identitas Lampung Selatan sebagai daerah yang terbuka dan berkembang semakin diperkuat.

Dari kawasan Menara Siger, semangat kemerdekaan kembali dikobarkan. Kibaran merah putih menjadi simbol persatuan sekaligus harapan agar Lampung Selatan semakin maju dan berkembang bersama seluruh masyarakatnya.

Reporter: Nasrul Effendi
Sumber: clickinfo.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top