Mensesneg: 8.100 Kursi Disiapkan untuk Upacara HUT ke-81, Menteri Diminta Pantau Bencana di NTT

Penulis: Hendra Mukhtar  •  Senin, 17 Agustus 2026 | 10:42:01 WIB
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan keterangan pers terkait persiapan upacara HUT ke-81 di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (17/8/2025).

LAMPUNG — Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengungkapkan bahwa pemerintah menambah dua blok kursi tambahan untuk mengakomodasi tingginya antusiasme masyarakat yang ingin menyaksikan langsung upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Istana Merdeka, Jakarta, Senin. Total kursi yang disiapkan mencapai 8.100, ditambah 1.700 kursi untuk upacara pagi dan 1.700 kursi untuk prosesi penurunan bendera sore hari.

"Di sana ada tenda, ada layar lebar untuk bisa mengikuti semua prosesi yang ada di dalam halaman Istana," kata Prasetyo kepada wartawan di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin.

Fokus Penanganan Bencana di Tengah Perayaan

Prasetyo menyebut keberadaan para pejabat tersebut di NTT merupakan bagian dari upaya pemerintah memastikan penanganan dampak bencana berjalan dengan baik. Hal itu dilakukan di tengah perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

"Di tengah-tengah kita merayakan kemerdekaan, tentu saja di satu sisi kita tetap harus memastikan bahwa saudara-saudara kita yang kemarin terkena bencana itu semua tertangani dengan sebaik-baiknya," ujarnya.

Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono disebut memimpin upacara peringatan HUT ke-81 di Provinsi Sulawesi Tenggara. Sementara itu, sejumlah pejabat lain berada di NTT untuk memimpin upacara sekaligus memantau penanganan gempa bumi.

Pejabat yang Diterjunkan ke NTT

"Contohnya adalah Menko PMK, kemudian Bapak Mendagri, kemudian Menteri PU, kemudian Wakil Menteri Kesehatan, dan juga Wakil Menteri Sosial sekarang sedang berada di Nusa Tenggara Timur," kata Prasetyo.

Mereka bertugas memastikan proses evakuasi, distribusi bantuan, dan pemulihan infrastruktur di lokasi terdampak berjalan optimal. Pemerintah, lanjut Prasetyo, berkomitmen menangani seluruh dampak bencana secara menyeluruh tanpa mengabaikan perayaan kemerdekaan.

Antusiasme Masyarakat dan Permohonan Maaf

Prasetyo menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat yang belum berhasil mendapatkan tiket meski telah mendaftar. Menurutnya, tingginya antusiasme masyarakat menunjukkan semangat untuk ikut merayakan Hari Kemerdekaan secara langsung di Istana.

"Mari semua kita bekerja keras memberikan pengabdian yang terbaik untuk menjadikan Indonesia berdaulat, Indonesia yang benar-benar adil, Indonesia yang makmur untuk semuanya," pungkasnya.

Pemerintah menyiapkan tenda di Jalan Medan Merdeka Utara bagi masyarakat yang belum mendapatkan war ticket, tetapi tetap ingin menyaksikan rangkaian upacara secara langsung dari sekitar Istana.

Reporter: Hendra Mukhtar
Sumber: jogja.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top