LAMPUNG — Bermain di hadapan suporter di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Persib Bandung harus bekerja keras menghadapi perlawanan ketat Sabah FC. Pertandingan berjalan dengan tempo tinggi sejak menit awal, dengan duel sengit terjadi di lini tengah untuk memperebutkan penguasaan bola.
Peluang pertama Persib lahir dari situasi bola mati pada menit ke-21. Mariano Peralta yang ditunjuk sebagai eksekutor melepaskan tendangan ke arah gawang, namun kiper Sabah FC, Juan Flere, mampu membaca arah bola dengan baik.
Tiga menit berselang, giliran Sekulic yang dijatuhkan Gonzalo Di Renzo saat mencoba membangun serangan. Pelanggaran tersebut berbuah kartu kuning bagi pemain Sabah FC tersebut.
Tekanan demi tekanan akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-26. Peralta dijatuhkan di dalam kotak penalti, dan wasit menunjuk titik putih. Pemain asal Argentina itu maju sebagai eksekutor dan menjalankan tugasnya dengan sempurna dua menit kemudian, membawa Persib unggul 1-0.
Unggul satu gol membuat Persib makin percaya diri. Pada menit ke-30, Peralta kembali merepotkan pertahanan lawan lewat umpan silang yang disambut sundulan Sekulic, namun bola masih bisa dihalau pemain Sabah FC.
Memasuki akhir babak pertama, Sabah FC mulai meningkatkan intensitas serangan untuk mencari gol penyeimbang. Namun, lini pertahanan Persib tampil solid. Mutombo beberapa kali menunjukkan ketenangan dalam mematahkan serangan lawan.
Persib nyaris menggandakan keunggulan pada menit ke-42 melalui Menalo. Menerima bola di dalam kotak penalti, pemain asal Kroasia tersebut kehilangan keseimbangan sehingga gagal menyelesaikan peluang dengan baik.
Dua menit kemudian, giliran Sabah FC yang mengancam. Farhan Roslan mendapatkan umpan di area berbahaya, tetapi penyelesaiannya tidak sempurna dan bola berhasil diamankan Teja Paku Alam.
Setelah tambahan waktu dua menit, wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya babak pertama. Keunggulan tipis 1-0 Persib Bandung atas Sabah FC bertahan hingga turun minum.