Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana Kukuhkan 38 Anggota Paskibraka untuk HUT Ke-81 RI, 19 Putra dan 19 Putri

Penulis: Nasrul Effendi  •  Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:43:31 WIB
Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana mengukuhkan 38 anggota Paskibraka untuk bertugas pada upacara HUT Ke-81 RI di Bandarlampung, Sabtu.

BANDARLAMPUNG — Sebanyak 38 pelajar di Bandarlampung resmi dikukuhkan sebagai anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) untuk bertugas dalam upacara peringatan HUT Ke-81 Republik Indonesia. Pengukuhan dilakukan langsung oleh Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana, Sabtu.

Mereka yang terpilih berasal dari sejumlah sekolah di kota ini dan telah melalui rangkaian proses seleksi serta pembinaan sebelum dipercaya mengemban tugas mengibarkan Sang Merah Putih pada upacara peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Indonesia 17 Agustus 2026.

Bukan Sekadar Seremonial, Ini Amanah Besar

Eva Dwiana menegaskan bahwa pengukuhan ini bukan sekadar kegiatan seremonial atau pelantikan formal. Momen ini menjadi bagian dari upaya memperkuat komitmen para anggota Paskibraka untuk terus berkarya dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah.

"Pengukuhan Paskibraka bukan sekadar kegiatan seremonial atau pelantikan formal. Momentum ini jadi bagian dari upaya memperkuat komitmen para anggota Paskibraka untuk terus berkarya dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah," kata dia di Bandarlampung.

Terpilih dari Ribuan Siswa

Menjadi Paskibraka tingkat Kota Bandarlampung merupakan sebuah kehormatan sekaligus tanggung jawab besar. Pasalnya, mereka terpilih dari ribuan siswa yang ada di kota ini.

"Para anggota Paskibraka tidak hanya membawa nama sekolah dan keluarga, tetapi juga menjadi representasi generasi muda Kota Bandarlampung," ujarnya.

Generasi Muda Diminta Isi Kemerdekaan dengan Kegiatan Positif

Di hadapan para anggota Paskibraka, Eva Dwiana juga mengajak generasi muda untuk mengisi kemerdekaan dengan berbagai kegiatan positif yang bermanfaat bagi masyarakat. Menurutnya, tugas generasi sekarang berbeda dengan para pendahulu yang berjuang merebut kemerdekaan.

"Dulu, para pendahulu kita berjuang dengan segenap tenaga dan pengorbanan untuk merebut serta mempertahankan kemerdekaan. Hari ini, tugas kita adalah mengisi kemerdekaan itu dengan kegiatan dan program-program yang baik, bermanfaat, dan memiliki fungsi masing-masing bagi masyarakat," kata dia.

Reporter: Nasrul Effendi
Sumber: lampung.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top