PRINGSEWU — Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Pringsewu menyalurkan bantuan pendidikan serta paket sembako kepada 13 santri Pondok Pesantren Miftahussalam yang terdampak kebakaran. Para santri yang tinggal di Pekon Candi Retno, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pringsewu, Lampung, ini sebelumnya kehilangan tempat tinggal mereka di asrama akibat musibah kebakaran.
Manager PLN UP3 Pringsewu, Eka Nurwati, mengonfirmasi bahwa bantuan tersebut merupakan wujud kepedulian terhadap kelangsungan pendidikan para santri. "Bantuan tersebut diberikan untuk mendukung para santri kembali menjalani kegiatan belajar setelah asrama tempat mereka tinggal mengalami kebakaran beberapa waktu lalu," kata Eka di Bandarlampung, Jumat.
Bantuan yang disalurkan meliputi tas, seragam sekolah, buku tulis, alat tulis, serta berbagai perlengkapan penunjang pendidikan lainnya. Selain itu, YBM PLN juga menyerahkan paket sembako untuk meringankan kebutuhan sehari-hari para santri selama masa pemulihan pascakebakaran.
Eka berharap bantuan ini dapat meringankan beban para santri dan menjaga semangat mereka untuk terus menimba ilmu. "Musibah ini tentu menjadi ujian bagi para santri. Kami berharap bantuan yang diberikan dapat membantu memenuhi kebutuhan mereka untuk kembali belajar dan menjadi penyemangat agar tetap tekun menimba ilmu serta mengejar cita-cita," ujarnya.
Ketua YBM PLN UP3 Pringsewu, Eigi Ardiyanto, menjelaskan bahwa seluruh bantuan tersebut bersumber dari zakat pegawai PLN yang dihimpun dan dikelola melalui YBM. Lembaga ini berperan sebagai jembatan kebaikan antara para muzaki (pemberi zakat) dan masyarakat yang membutuhkan.
"Melalui bantuan ini, kami berharap amanah zakat dari para pegawai PLN dapat membantu memenuhi kebutuhan pendidikan sekaligus mendukung para santri untuk bangkit dan kembali menjalani aktivitas belajar setelah musibah kebakaran," kata Eigi.
Pengasuh Pondok Pesantren Miftahussalam, Ustadz Imam Muhyidin, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan yang diberikan oleh YBM PLN UP3 Pringsewu. Menurutnya, uluran tangan tersebut sangat membantu para santri yang tengah berjuang bangkit dari keterpurukan.
"Bantuan ini sangat berarti bagi para santri yang sedang berusaha bangkit dan kembali menjalani kegiatan belajar. Semoga Allah SWT membalas segala kebaikan Bapak dan Ibu dengan keberkahan yang berlimpah," tuturnya.