JAKARTA — Sekubal Balak, kuliner tradisional khas Lampung, kini semakin sering tampil di panggung nasional. DPP Mighrul Lappung Bersatu (MLB) secara konsisten menyajikan hidangan berbahan dasar beras ketan ini dalam berbagai kegiatan organisasi di Jakarta, mulai dari peringatan Hari Ulang Tahun Ratna Busana hingga pengukuhan pengurus daerah DKI Jakarta.
Ketua Umum DPP Mighrul Lappung Bersatu, Dwita Ria Gunadi, menyebut kuliner adalah medium paling efektif untuk mengenalkan identitas daerah. Menurutnya, makanan bukan sekadar santapan, melainkan cerminan nilai dan tradisi masyarakat Lampung.
"Budaya tidak hanya dikenalkan melalui pakaian adat atau seni pertunjukan, tetapi juga lewat kuliner yang sarat makna. Sekubal Balak merupakan simbol kebersamaan, persaudaraan, dan penghormatan dalam tradisi masyarakat Lampung," kata Dwita dalam keterangan tertulis yang diterima VoxLampung.com.
Dalam bahasa Lampung, kata balak berarti besar atau agung. Nama itu melekat pada hidangan yang kerap disajikan pada upacara adat, perayaan hari besar, hingga penyambutan tamu kehormatan. Sekubal Balak dimaknai sebagai sajian istimewa yang hanya tampil pada momen-momen penting.
Dwita menegaskan bahwa pelestarian budaya tidak bisa berhenti pada wacana. Dia mendorong agar upaya nyata seperti ini terus berlanjut dan menjangkau khalayak yang lebih luas.
"Kami ingin Sekubal Balak tidak hanya dikenal oleh masyarakat Lampung, tetapi juga menjadi salah satu ikon kuliner Nusantara yang membanggakan," ujarnya.
Penyajian Sekubal Balak dalam setiap acara MLB tidak pernah lepas dari sentuhan visual khas daerah. Ornamen siger, kain tapis, dan dekorasi tradisional turut menghiasi meja sajian, menarik perhatian para tamu yang baru pertama kali mengenal kuliner ini.
Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari, mengapresiasi langkah tersebut. Dia menilai Sekubal Balak adalah warisan budaya yang menyimpan nilai gotong royong dan penghormatan yang diwariskan secara turun-temurun.
"Saya berharap semakin banyak masyarakat yang mengenal, mencintai, dan ikut melestarikan warisan budaya Lampung," ujar Purnama.
Kehadiran Sekubal Balak di Jakarta diharapkan tidak hanya memperkenalkan cita rasa khas Lampung, tetapi juga memperkuat identitas budaya daerah di mata masyarakat lintas provinsi.