LAMPUNG TENGAH — Capaian pendidikan di Kabupaten Lampung Tengah masih tertinggal dibanding daerah lain di Provinsi Lampung. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) 2025, rata-rata lama sekolah (RLS) penduduk usia 25 tahun ke atas di wilayah ini baru mencapai 8,17 tahun.
Angka tersebut berarti secara rata-rata, penduduk Lampung Tengah hanya menempuh pendidikan hingga kelas VIII atau belum menuntaskan jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Dengan capaian 8,17 tahun, RLS Lampung Tengah berada di bawah rata-rata Provinsi Lampung yang tercatat 8,61 tahun. Lebih jauh lagi, angka ini juga masih di bawah rata-rata nasional yang mencapai 9,07 tahun pada periode yang sama.
Meski masih rendah, terjadi perbaikan dalam setahun terakhir. RLS penduduk Lampung Tengah meningkat 0,2 tahun atau sekitar 2,51 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di angka 7,97 tahun.
Dari 15 kabupaten/kota di Provinsi Lampung, RLS Lampung Tengah menempati posisi kedelapan. Posisi ini masih jauh tertinggal dari dua kota besar yang mendominasi indeks pendidikan di provinsi tersebut.
Sementara itu, posisi terendah ditempati Kabupaten Mesuji dengan RLS hanya 7,3 tahun. Data ini menunjukkan disparitas pendidikan yang cukup lebar antara wilayah perkotaan dan kabupaten di Lampung.
Dalam kurun waktu lima tahun terakhir, RLS penduduk Lampung Tengah tercatat meningkat 0,59 tahun atau tumbuh 7,78 persen. Meski trennya positif, laju pertumbuhan ini masih tergolong lambat untuk mengejar ketertinggalan dari rata-rata nasional.
Kondisi ini menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah daerah. Rendahnya rata-rata lama sekolah berpotensi menghambat produktivitas tenaga kerja lokal dan daya saing ekonomi Kabupaten Lampung Tengah di masa mendatang.