Krisis Bek Kanan Hantam Inggris Jelang Hadapi Norwegia di Perempat Final Piala Dunia 2026

Penulis: Nasrul Effendi  •  Rabu, 08 Juli 2026 | 00:21:01 WIB
Skuad Inggris bersiap hadapi Norwegia dengan masalah di posisi bek kanan menjelang perempat final Piala Dunia 2026.

LAMPUNG — Pekan depan, skuad The Three Lions akan bertarung di Miami untuk memperebutkan tiket semifinal. Namun, situasi di sektor kanan pertahanan justru menjadi mimpi buruk terbesar Tuchel. Padahal, Inggris baru saja menunjukkan kegigihan luar biasa saat mengalahkan Meksiko dengan 10 pemain di babak 16 besar.

Reece James dan Djed Spence Terancam Absen

Reece James, yang sejak awal turnamen sudah diragukan kebugarannya, dilaporkan masih absen dari sesi latihan akibat cedera hamstring. Kondisinya memang berangsur membaik, tapi memaksanya bermain penuh selama 90 menit sangat berisiko.

Opsi darurat, Djed Spence, juga tidak dalam kondisi prima. Pemain tersebut terlihat tidak nyaman saat dimasukkan di menit-menit akhir laga kontra Meksiko. Dengan dua pemain ini belum bisa dipastikan tampil, Tuchel harus menyusun rencana cadangan.

Jarell Quansah Dipastikan Absen Akibat Kartu Merah

Masalah kian pelik karena Jarell Quansah harus menerima kenyataan pahit. Bek muda itu mendapat kartu merah langsung saat melawan Meksiko di Stadion Azteca, dan dipastikan absen melawan Norwegia. Upaya Inggris untuk mengajukan banding ke Komite Disiplin FIFA tampaknya mustahil dikabulkan.

Ini ironis. Pertahanan Inggris justru tampil heroik saat bermain dengan 10 orang di laga sebelumnya. Kini, solidaritas itu harus diuji kembali dengan komposisi yang darurat.

Ezri Konsa Jadi Solusi, John Stones Belum di Level Terbaik

Jika James dan Spence gagal pulih, Tuchel kemungkinan akan menarik Ezri Konsa dari posisi bek tengah untuk ditempatkan di sisi kanan. Konsekuensinya, John Stones harus kembali masuk ke jantung pertahanan untuk berduet dengan Marc Guehi.

Masalahnya, Stones belum berada di level kebugaran puncak. Setelah tampil buruk di laga pembuka melawan Kroasia, ia sempat diparkir saat melawan Ghana. Duet darurat ini jelas menjadi alarm bahaya.

Menghentikan Raul Jimenez bersama 10 pemain adalah satu hal. Meredam ketajaman Erling Haaland adalah tantangan yang sama sekali berbeda levelnya. Tuchel kini berpacu dengan waktu untuk menambal lini belakangnya yang compang-camping. (afr/jal)

Reporter: Nasrul Effendi
Sumber: cnnindonesia.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top