Empat Mobil Baru Wuling untuk Indonesia Terkuak di Liuzhou, dari Mini EV hingga SUV Mewah

Penulis: Burhanuddin Yahya  •  Senin, 06 Juli 2026 | 14:29:01 WIB
Empat model baru Wuling untuk Indonesia diperkenalkan di markas SGMW, Liuzhou.

LAMPUNG — Vice President SGMW, Han Dehong, memaparkan cetak biru produk anyar di hadapan awak media Indonesia di markas SGMW, Liuzhou. Empat siluet tertutup kain merah dipajang, masing-masing mewakili kategori: All-New Car-A Model, Full-size Six-Seater SUV, Luxury Flagship SUV, dan Multi-Scenario Commercial Vehicle. "Model-model ini akan dikenalkan di Indonesia," ujar Han Dehong, seraya menambahkan peluncurannya akan berlangsung bertahap dalam beberapa fase.

Mini EV Generasi Kelima: Empat Pintu, Siap Gantikan Posisi Air ev?

Model pertama yang paling mudah ditebak adalah Mini EV generasi kelima. Marketing Director Wuling Motors, Ricky Christian, mengonfirmasi di Liuzhou bahwa mobil yang sempat dipajang di Central Park, Jakarta itu akan segera masuk Indonesia. "Dalam waktu dekat akan kita bawa ke Indonesia," katanya.

Berbeda dari Air ev yang mungil, Mini EV ini mengusung konfigurasi kabin 2+2 dengan empat pintu. Dimensinya tercatat panjang 3.268 mm, lebar 1.520 mm, tinggi 1.575 mm, dan wheelbase 2.190 mm dengan radius putar 4,5 meter. Baterai LFP-nya diklaim mampu menempuh jarak 205 km berdasarkan standar CLTC. Model ini diproyeksikan debut di GIIAS 2026 dan dirakit langsung di fasilitas Cikarang.

SUV Enam Kursi: Captain Seat Jadi Andalan, Bukan Tujuh Penumpang

Wuling tidak mengikuti arus utama SUV tiga baris di Indonesia yang rata-rata berkonfigurasi 2+3+2. Mereka justru menyiapkan varian enam penumpang dengan captain seat di baris kedua—format yang diyakini menawarkan kenyamanan setara MPV premium namun tetap berkarakter SUV. Kandidat terkuatnya adalah Wuling Starlight L, crossover menengah dengan konfigurasi 2+2+2.

Dimensinya cukup besar: panjang 4.980 mm, lebar 1.930 mm, tinggi 1.760 mm, dan wheelbase 2.950 mm. Versi PHEV-nya dibanderol USD21.000 atau setara sekitar Rp340 jutaan di China, dengan jarak tempuh mode listrik murni hingga 260 km (CLTC). Interiornya dibekali layar sentuh tengah 15,6 inci untuk hiburan dan kenyamanan penumpang.

Baojun Huajing S: SUV Flagship Kolaborasi Huawei Masih dalam Tahap Studi

Model ketiga yang disebut Luxury Flagship SUV kemungkinan besar adalah Baojun Huajing S, SUV mewah bersistem PHEV hasil kolaborasi dengan Huawei. Baojun sendiri berada di bawah naungan SGMW dan diposisikan lebih premium ketimbang Wuling. Namun, kepastian kehadirannya di Indonesia belum final. "Mengenai flagship khususnya Baojun, ini menjadi pembahasan lanjutan. Masih dalam tahap studi," jelas Han Dehong.

Masuk Pasar Niaga: Bukan Lagi Sekadar Pemain City Car

Untuk pertama kalinya, SGMW secara terbuka mengumumkan rencana kendaraan komersial khusus untuk Indonesia. Secara global, lini Wuling Commercial merupakan salah satu produsen kendaraan niaga ringan terbesar di China—dengan model seperti Zhiguang EV (terjual 5,8 juta unit) hingga Hongguang EV (6,24 juta unit). Sinyal ini sebenarnya sudah terlihat dari portofolio yang sudah ada di Indonesia, seperti Wuling Mitra EV (jarak tempuh 400 km, fast charging 30 menit), Wuling Formo Max (mesin 1.500cc, bak 2.695 mm), dan Wuling Formo S (konfigurasi 5 atau 8 kursi).

Alih-alih memulai dari nol, kehadiran model Multi-Scenario Commercial Vehicle berikutnya diproyeksikan memperkuat posisi Wuling di segmen yang selama puluhan tahun didominasi Suzuki Carry, Daihatsu Gran Max, dan Mitsubishi L300. Dengan fondasi yang sudah ada, Wuling tinggal menambah amunisi untuk merebut pangsa pasar niaga yang lebih besar.

Reporter: Burhanuddin Yahya
Sumber: rctiplus.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top