Duel Motor Dual Purpose Rp 40 Jutaan: Kawasaki KLX150 XPL vs WMoto Letbe Flygon 250, Pilih Petualangan Ringan atau Mesin Besar?

Penulis: Rizky Firmansyah  •  Senin, 29 Juni 2026 | 17:29:31 WIB
Kawasaki KLX150 XPL hadir dengan mesin 144 cc dan ground clearance tinggi untuk petualangan off-road ringan.

LAMPUNGJakarta Fair 2026 menjadi panggung panas bagi segmen motor dual purpose bergaya retro. Hanya berselang dua hari, dua pabrikan meluncurkan senjata barunya: Kawasaki memperkenalkan KLX150 XPL pada 11 Juni, disusul PT MForce Indonesia dengan WMoto Letbe Flygon 250 pada 13 Juni. Selisih harga keduanya tipis — Rp 44,8 juta OTR Jakarta untuk KLX dan Rp 43,8 juta OTR Jabodetabek untuk Flygon — tapi DNA masing-masing sangat berbeda.

Mesin 231 cc vs 144 cc: Bukan Sekadar Angka

Perbedaan paling mencolok ada di ruang bakar. Flygon 250 menggendong mesin 231 cc silinder tunggal berpendingin udara yang dibantu oil cooler. Tenaganya mencapai 17,5 kW pada 7.500 rpm dengan torsi 23 Nm di 6.000 rpm. Angka ini nyaris dua kali lipat dari KLX150 XPL yang hanya mengandalkan mesin 144 cc SOHC dua katup, bertenaga 8,6 kW (12 dk) di 8.000 rpm dan torsi 11,3 Nm di 6.500 rpm.

Artinya, Flygon jelas unggul dalam urusan akselerasi dan kecepatan di jalan aspal. Tapi Kawasaki tidak bertarung di sana. KLX150 XPL justru mengedepankan bobot ringan dan kesederhanaan mesin untuk eksplorasi ringan hingga harian.

Ketinggian Jok dan Ground Clearance: Dua Filosofi Berbeda

Dari dimensi, keduanya punya keunggulan masing-masing yang menyasar postur dan medan berbeda. Flygon 250 punya tinggi jok 780 mm — sangat ramah untuk pengendara Indonesia rata-rata. Sebaliknya, KLX150 XPL memiliki jok setinggi 865 mm, tipikal motor trail yang butuh kaki panjang atau adaptasi ekstra.

Namun untuk urusan melewati jalan rusak, KLX membalas. Ground clearance-nya mencapai 295 mm, jauh di atas Flygon yang hanya 230 mm. Jadi, kalau medanmu lebih banyak aspal berlubang dan sesekali tanah, Flygon lebih mudah dikendalikan. Tapi untuk petualangan off-road serius, KLX jelas lebih lapang di bawah perutnya.

Desain Retro yang Beda Arah

Keduanya sama-sama mengusung tema retro-modern, tapi eksekusinya berbeda. Flygon tampil sebagai scrambler-trail modern dengan lampu bulat dan garis tegas. Sementara KLX150 XPL mengadopsi konsep overland style: windshield tinggi, hand cover, skid plate, dan lampu LED bulat yang memberi kesan siap touring lintas alam.

Pilihan desain ini bukan cuma gaya. Perlengkapan overland di KLX seperti skid plate dan hand cover memang fungsional untuk perlindungan di medan berat, sementara Flygon lebih ke tampilan urban yang tetap bisa diajak "kotor-kotoran" ringan.

Kesimpulan: Dua Pilihan, Satu Harga

Dengan selisih harga hanya Rp 1 juta, konsumen dihadapkan pada dua karakter yang sangat berbeda. WMoto Letbe Flygon 250 menawarkan spesifikasi mesin besar dan fitur lebih lengkap dengan harga lebih murah. Cocok untuk yang prioritasnya performa jalan raya dan kenyamanan postur. Sementara Kawasaki KLX150 XPL mengandalkan bobot ringan, reputasi seri KLX yang sudah mapan di pasar Indonesia, dan kemampuan trail ringan yang lebih murni.

Keduanya sudah bisa dipesan di dealer masing-masing sejak peluncuran di Jakarta Fair 2026. Keputusan ada di tanganmu: mesin besar dan jok rendah, atau petualangan sejati dengan ground clearance tinggi?

Reporter: Rizky Firmansyah
Sumber: otorider.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top