LAMPUNG — Studio independen Calligram Studio kembali dengan proyek anyar bertajuk I'M YOUR HOST. Setelah sukses dengan Phoenix Springs yang memakan waktu tujuh tahun pengembangan, tim kecil ini memilih pendekatan berbeda: game yang lebih pendek dan mudah dikelola.
Dalam I'M YOUR HOST, pemain berperan sebagai teknisi yang harus memulihkan episode-episode podcast yang rusak. Semua interaksi dilakukan lewat sistem operasi buatan sendiri yang dirancang khusus untuk game ini.
Pemain akan mendengarkan rekaman suara, wawancara, dan rekaman lapangan untuk menyusun narasi utama. Namun, jebakannya ada di potongan-potongan audio yang tidak terpakai—rekaman gagal, cuplikan di balik layar, dan rekaman yang dibuang.
"Editing is essentially manipulation," kata Jigmé Özer, salah satu pendiri Calligram Studio, kepada Engadget. "It's a big theme of the story, which revolves around paranoia and technological coercion."
Game ini dikerjakan oleh tiga orang di Calligram Studio. Eleanor Summers menangani seni visual, Alexander Smith sebagai desainer suara dan komposer, sementara Jigmé Özer mengerjakan sisanya—termasuk desain game, penulisan, dan pemrograman.
Proyek berjalan sekitar dua tahun, dimulai setelah Phoenix Springs rilis pada akhir 2024. "The idea with this one was to have a short, manageable scope," ujar Özer. "Fingers crossed it'll be ready in a handful of months."
Özer menekankan bahwa audio bukan sekadar pelengkap, melainkan fondasi utama gameplay. "If you close your eyes and listen to what's around you right now, you can try to imagine it's an audio recording for ten seconds," jelasnya.
Informasi seperti siapa yang bicara, suasana hati, lokasi, bahkan apakah seseorang berbohong—semua bisa dideteksi dalam hitungan detik dari audio. Inilah yang membuat game deduksi seperti ini menarik untuk dirancang.
Meski disebut game audio, I'M YOUR HOST sejatinya adalah game teks. "When it comes to displaying text on a screen, nothing is as evocative or texturally interesting as older computer operating systems," kata Özer.
Özer meneliti banyak antarmuka retro untuk proyek ini, terutama perangkat lunak riset ilmiah yang minim hiasan. Namun, ia terus kembali ke Winamp versi awal dan Avid—perangkat lunak editing video.
Yang menarik, inspirasinya datang dari Avid analog di sekolah film: keyboard besar dengan jog wheel untuk memutar video bingkai per bingkai. "It felt so tactile and tangible," kenang Özer. "I guess that's why it's more appealing than a modern phone UI where you gently tap glass with the tip of your finger."
Özer melihat evolusi bercerita dari lisan, tulisan, radio, film, hingga interaktivitas di video game. Namun, ia tidak tertarik pada pilihan-pilihan yang lazim di game naratif. "I'm much more interested in playing around with the linearity of time," katanya.
Contohnya, saat pemain mati di suatu area lalu muncul kembali dengan skill atau pengetahuan baru tentang musuh—itu adalah perjalanan waktu. "I get excited when I think about all the storytelling possibilities that the medium affords," tambahnya.
I'M YOUR HOST tengah dalam tahap akhir pengembangan. Belum ada tanggal rilis pasti, tetapi Calligram Studio menargetkan perilisan dalam beberapa bulan ke depan. Game ini akan tersedia di platform PC, dengan kemungkinan ekspansi ke konsol dan perangkat seluler menyusul.