OpenAI dan Broadcom Rilis Chip AI Pertama Jalapeño, Klaim Performa Lebih Irit Daya

Penulis: Burhanuddin Yahya  •  Kamis, 25 Juni 2026 | 08:56:01 WIB
OpenAI dan Broadcom memperkenalkan chip AI Jalapeño yang dirancang khusus untuk akselerasi model bahasa besar.

LAMPUNG — OpenAI dan Broadcom resmi memperkenalkan desain chip AI pertama hasil kolaborasi mereka, diberi nama kode Jalapeño. Prosesor ini dirancang khusus sebagai akselerator untuk menjalankan model bahasa besar (LLM) milik OpenAI, termasuk seri GPT yang menjadi tulang punggung ChatGPT.

Dalam pengumuman resmi yang dirilis hari ini, OpenAI menyebut Jalapeño sebagai "Intelligence Processor pertama" yang arsitekturnya dibangun berdasarkan visi perusahaan terhadap masa depan inferensi LLM. Artinya, chip ini dibuat bukan untuk sekadar komputasi umum, melainkan dioptimalkan secara spesifik untuk tugas-tugas AI generatif.

Klaim Performa dan Efisiensi Daya

OpenAI mengklaim bahwa Jalapeño mampu memberikan "performa per watt yang secara substansial lebih baik" dibandingkan chip AI tercanggih yang ada di pasaran saat ini. Namun, perusahaan masih belum merilis angka benchmark pasti karena pengujian akhir masih berlangsung.

Laporan teknis yang lebih rinci mengenai spesifikasi performa chip ini dijadwalkan akan dirilis dalam beberapa bulan mendatang. Langkah selanjutnya adalah penerapan Jalapeño di pusat data, dengan rencana penyebaran perdana dimulai pada akhir 2026.

Proses Produksi Hanya 9 Bulan

Salah satu pencapaian yang disorot dalam pengumuman tersebut adalah kecepatan pengembangan. OpenAI menulis bahwa "Jalapeño dikembangkan bersama mulai dari desain awal hingga tape-out manufaktur hanya dalam waktu sembilan bulan."

Kecepatan ini, menurut perusahaan, dimungkinkan oleh kolaborasi erat antara tim teknik perangkat lunak dan perangkat keras OpenAI, keahlian implementasi silikon dari Broadcom, serta penggunaan model OpenAI sendiri untuk mempercepat sebagian proses desain dan optimasi.

Dampak Bagi Pengguna ChatGPT

Ini menandai langkah pertama OpenAI dalam memproduksi chip yang selama ini mereka gunakan untuk melatih dan mengoperasikan model ChatGPT. Dengan mengendalikan lebih banyak komponen dalam rantai proses menjalankan LLM, OpenAI yakin dapat membuat bisnisnya lebih efisien.

Dampaknya bagi pengguna akhir, perusahaan mengklaim bahwa pengguna akan semakin leluasa memanfaatkan alat-alat ChatGPT secara lebih efektif. Efisiensi biaya operasional ini berpotensi diteruskan dalam bentuk akses yang lebih luas atau harga langganan yang lebih kompetitif.

Kolaborasi Multi-Generasi

Jalapeño adalah chip akselerator AI pertama dari kemitraan Broadcom dan OpenAI. Kedua perusahaan menegaskan bahwa kolaborasi ini dirancang sebagai "platform komputasi multi-generasi" yang bertujuan "membuat AI canggih lebih cepat, lebih andal, dan lebih mudah diakses oleh lebih banyak orang."

Meski demikian, belum ada informasi mengenai kapan chip ini akan tersedia untuk pasar komersial atau apakah akan dijual ke pihak ketiga selain untuk kebutuhan internal OpenAI.

Reporter: Burhanuddin Yahya
Sumber: engadget.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top