BANDAR LAMPUNG — Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal membuka peringatan HUT ke-76 Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) Provinsi Lampung di Gedung Serba Guna Universitas Lampung, Kamis (18/6/2026). Acara bertema “76 Tahun IGTKI-PGRI: Guru TK Sejahtera, Pendidikan Taman Kanak-Kanak Berkualitas sebagai Fondasi Wajib Belajar 13 Tahun” ini dihadiri 2.300 guru TK dari seluruh kabupaten/kota se-Provinsi Lampung.
Gubernur yang akrab disapa Mirza itu menggarisbawahi pergeseran signifikan tantangan yang dihadapi pendidik anak usia dini saat ini. Menurutnya, penetrasi gawai dan internet yang masif pada anak mengubah fungsi guru secara fundamental.
”Fungsi guru TK hari ini bukan hanya mengajarkan, tetapi juga meluruskan apa saja yang anak-anak tahu dari layar monitor. Jadi bukan hanya mengajarkan sesuatu yang baru, tapi hari ini sudah dalam hal meluruskan,” tegas Rahmat Mirzani Djausal.
Ia menekankan, nilai-nilai dasar kemanusiaan seperti keberanian, rasa percaya diri, empati, dan kesabaran tidak bisa dilahirkan oleh teknologi. Nilai-nilai itu hanya bisa ditanamkan lewat interaksi sosial nyata di lingkungan sekolah.
Ketua Umum Pengurus Pusat IGTKI Eka Putri Handayani menegaskan, kualitas pendidikan anak usia dini tidak bisa dipisahkan dari kesejahteraan guru. Menurutnya, program Wajib Belajar 13 Tahun idealnya dimulai dari bangku TK, sehingga peran guru sebagai fondasi pendidikan nasional menjadi krusial.
”Kita juga harus menyadari bahwa kualitas pendidikan tidak dapat dipisahkan dari kesejahteraan guru TK. Guru yang sejahtera tentu akan lebih fokus, kreatif, dan optimal dalam mendidik generasi bangsa,” ujar Eka.
Ia melayangkan harapan kepada Pemerintah Provinsi Lampung agar terus memberikan intervensi kebijakan yang memihak guru TK, khususnya pada aspek finansial dan peningkatan mutu profesi. ”Bapak Ibu Gubernur, kami titip guru-guru TK Provinsi Lampung. Mudah-mudahan ada anggaran-anggaran yang bisa diberikan untuk peningkatan kompetensi guru TK dan juga untuk kesejahteraan guru TK,” harap Eka.
Menutup arahannya, Gubernur Mirza mengingatkan bahwa keberhasilan menyongsong visi Indonesia Emas 2045 sangat bergantung pada kualitas fondasi SDM yang dibangun sejak bangku TK. Pemerintah Provinsi Lampung berkomitmen memberikan perhatian besar terhadap kesejahteraan dan ruang berkembang bagi para guru.
”Keberhasilan pendidikan pada jenjang berikutnya sangat ditentukan oleh kualitas fondasi yang dibangun sejak awal. Bagaimana kita menancapkan fondasi kualitas dari SDM-SDM kita dari dini, inilah anak-anak TK,” pungkasnya.