BANDAR LAMPUNG — Pembukaan kejuaraan basket pelajar terbesar di Lampung itu dilakukan oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Lampung, Meiry Harika Sari, mewakili Gubernur Lampung. Hadir pula Waketum II KONI Lampung Riagus Ria, Ketua Pelaksana Dewi Mayang Suri Djausal, serta jajaran pengurus Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (PERBASI) Lampung.
Riagus Ria menegaskan kejuaraan ini bukan sekadar kompetisi tahunan. "Ini menjadi bagian penting dalam proses penjaringan dan penyaringan atlet menuju Babak Kualifikasi PON 2028 di Nusa Tenggara Timur dan Nusa Tenggara Barat," ujarnya.
Ia menambahkan, ajang seperti Perbasi Cup menjadi kesempatan bagi pemain muda untuk menunjukkan kemampuan di hadapan pelatih dan pencari bakat. KONI Lampung berharap dari 65 tim yang bertanding, lahir atlet-atlet potensial yang mampu membawa nama Lampung di tingkat nasional.
Meiry Harika Sari menyampaikan apresiasi atas antusiasme generasi muda terhadap olahraga basket di Provinsi Lampung. Menurutnya, kejuaraan tersebut bukan hanya ajang mencari juara, tetapi juga menjadi ruang pembentukan karakter bagi para atlet muda.
"Sportivitas, disiplin, kerja sama tim, dan mental juara menjadi nilai penting yang harus tumbuh melalui kompetisi olahraga," kata Meiry. Ia menegaskan Pemerintah Provinsi Lampung terus mendukung pembinaan olahraga usia dini sebagai investasi jangka panjang dalam menciptakan generasi muda berprestasi.
Pemerintah berharap dari kejuaraan tersebut lahir atlet-atlet potensial yang mampu bersaing di level nasional. Perbasi Cup Piala Gubernur Lampung Season 2 menjadi salah satu wadah pembinaan berjenjang yang didukung penuh oleh KONI dan Pemprov Lampung.
Dengan jumlah peserta yang meningkat dibandingkan musim pertama, antusiasme sekolah-sekolah di Lampung terhadap cabang olahraga basket terus menunjukkan tren positif. Ajang ini dijadwalkan berlangsung selama sepekan penuh di GOR Siger Bandar Lampung.