LAMPUNG — Lonjakan harga emas Antam hari ini menandai kenaikan sebesar Rp17.000 per gram dalam sepekan terakhir. Pergerakan ini membawa harga logam mulia kembali ke jalur bullish setelah sempat terkoreksi pada awal pekan lalu.
Peningkatan harga emas Antam terjadi saat nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat masih berada di bawah tekanan. Kurs rupiah diperdagangkan di level Rp16.250 per dolar AS pada sesi terakhir pekan ini.
Analis mencatat kenaikan harga emas global turut mendorong pergerakan harga di pasar domestik. Harga emas di pasar spot dunia naik tipis seiring ekspektasi pasar terhadap kebijakan suku bunga bank sentral Amerika Serikat (The Fed) yang mulai melunak.
Antam juga menetapkan harga pembelian kembali (buyback) emas batangan hari ini naik menjadi Rp2.475.000 per gram. Angka ini lebih tinggi dibandingkan posisi buyback kemarin yang berada di level Rp2.459.000 per gram.
Selisih antara harga jual dan harga buyback saat ini mencapai Rp236.000 per gram. Investor perlu mencermati margin ini jika berniat menjual kembali emas batangan dalam waktu dekat.
Berikut rincian harga emas Antam untuk berbagai pecahan pada hari ini:
Kenaikan harga emas Antam dalam beberapa hari terakhir menunjukkan bahwa logam mulia masih menjadi aset safe haven yang diminati investor. Fluktuasi nilai tukar rupiah dan ketidakpastian ekonomi global menjadi faktor utama yang mendorong permintaan.
Investasi mengandung risiko. Pergerakan harga emas ke depan akan sangat dipengaruhi oleh data inflasi AS dan arah kebijakan suku bunga The Fed pada pertemuan berikutnya.