BATIN XXIV — Satu unit truk tangki milik Elnusa Pertamina mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) ruas Jambi–Sarolangun, Minggu (3/5). Kendaraan bernomor polisi B 9477 SFV tersebut terguling hingga menghantam tebing di wilayah Desa Jelutih, Kecamatan Batin XXIV.
Truk dengan nomor lambung JBI-081 ini diketahui tengah membawa muatan minyak saat insiden terjadi. Beruntung, kecelakaan tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun kebocoran muatan yang berisiko memicu ledakan di jalur padat tersebut.
Kecelakaan bermula saat arus lalu lintas di Jalinsum terpantau normal namun mendadak berubah drastis. Sebuah truk jenis PS yang melaju tepat di depan mobil tangki melakukan pengereman mendadak secara tiba-tiba.
Menghadapi situasi darurat tersebut, sopir tangki memutuskan untuk melakukan manuver spontan. Ia membanting kemudi ke arah kiri jalan demi menghindari benturan keras dengan bagian belakang truk di depannya yang bisa memicu tabrakan beruntun.
”Karena mobil truk PS rem mendadak. Daripada ada korban, saya banting ke kiri,” ujar sopir mobil tangki saat memberikan keterangan di lokasi kejadian.
Akibat manuver tersebut, truk tangki keluar dari badan jalan dan kehilangan keseimbangan. Kendaraan besar itu akhirnya terguling dalam posisi miring setelah menghantam tebing tanah di pinggir jalan yang membatasi badan jalan.
Pantauan di lapangan menunjukkan kerusakan pada bagian depan dan samping truk akibat benturan dengan tebing. Meski posisi kendaraan cukup mengkhawatirkan, laporan awal menyebutkan tidak ada luka serius yang dialami oleh sopir maupun awak kendaraan.
Hingga saat ini, pihak terkait belum menerima laporan adanya kebocoran muatan minyak ke jalan raya. Petugas di lapangan masih melakukan pengamanan di sekitar lokasi untuk mencegah adanya potensi bahaya bagi pengguna jalan lainnya.
Wilayah Batin XXIV memang dikenal sebagai salah satu titik yang menuntut konsentrasi tinggi pada jalur lintas tengah Sumatera. Kontur jalan dan kepadatan kendaraan angkutan berat seringkali menciptakan situasi lalu lintas yang tidak terduga bagi para pengemudi.
Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi para pengguna jalan, terutama pengemudi angkutan logistik dan bahan bakar, untuk selalu menjaga jarak aman. Kewaspadaan ekstra diperlukan saat melintasi jalur logistik utama guna meminimalisir risiko kecelakaan serupa.
Arus lalu lintas di sekitar Desa Jelutih tetap berjalan meski sedikit melambat karena banyaknya warga dan pengendara yang melihat posisi truk. Proses evakuasi kendaraan dijadwalkan segera dilakukan agar tidak mengganggu distribusi logistik di wilayah tersebut.