Harga Pertamax di Lampung Masih Stabil Sejak Kenaikan April 2026

Penulis: Muhammd Nizar  •  Minggu, 03 Mei 2026 | 10:03:10 WIB
Harga Pertamax di Lampung tetap stabil sejak penyesuaian April 2026.

BANDAR LAMPUNG — PT Pertamina (Persero) memastikan harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi di wilayah Lampung belum mengalami perubahan hingga awal Mei 2026. Harga produk Pertamax Series dan Dex Series di seluruh Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) terpantau masih mengikuti ketetapan bulan sebelumnya.

Keputusan ini diambil setelah adanya penyesuaian harga yang cukup signifikan pada 18 April 2026 lalu. Saat itu, fluktuasi harga minyak mentah dunia memicu kenaikan harga pada sejumlah produk unggulan Pertamina di pasar lokal Lampung.

Hingga saat ini, belum ada instruksi terbaru mengenai perubahan harga lanjutan dari pusat. Konsumen di Bumi Ruwa Jurai masih menggunakan acuan harga yang ditetapkan pada pertengahan April untuk memenuhi kebutuhan kendaraan mereka.

Rincian Jenis BBM Non Subsidi yang Tidak Berubah

Produk yang tercatat tidak mengalami perubahan harga meliputi jenis bensin dan solar nonsubsidi. Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex tetap bertahan pada angka yang dipatok sejak gelombang penyesuaian terakhir.

Kenaikan yang terjadi pada April lalu memang dirasakan langsung oleh pengguna kendaraan pribadi dan sektor industri. Kenaikan tersebut sempat memengaruhi beban pengeluaran rutin masyarakat secara cukup drastis di wilayah perkotaan seperti Bandar Lampung dan Metro.

Meski harga stabil di awal Mei, Pertamina terus memantau pergerakan harga pasar. Stabilitas ini memberikan sedikit ruang bagi masyarakat untuk mengatur kembali pos pengeluaran energi mereka setelah lonjakan bulan lalu.

Dasar Aturan Evaluasi Harga Berkala Pertamina

Penetapan harga BBM non subsidi di Lampung mengacu pada regulasi nasional yang ketat. Badan usaha menggunakan Keputusan Menteri ESDM Nomor 245.K/MG.01/MEM.M/2022 sebagai landasan utama penghitungan formula harga dasar.

Dalam regulasi tersebut, evaluasi harga dilakukan secara periodik dengan mempertimbangkan dua faktor utama. Faktor pertama adalah fluktuasi harga minyak mentah dunia, sedangkan faktor kedua berkaitan erat dengan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.

Dinamika pada kedua variabel tersebut menjadi penentu apakah harga di pompa bensin akan naik, turun, atau tetap. Hingga pekan pertama Mei, hasil evaluasi menunjukkan parameter harga masih berada dalam rentang yang memungkinkan untuk dipertahankan.

Antisipasi Dinamika Harga Energi Global di Lampung

Kondisi harga yang stabil saat ini belum tentu bertahan lama mengingat situasi geopolitik global yang dinamis. Masyarakat Lampung diharapkan tetap bijak dalam mengatur konsumsi bahan bakar harian mereka.

Penyesuaian harga BBM non subsidi bersifat fleksibel dan dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti mekanisme pasar. Hal ini berbeda dengan BBM subsidi yang harganya ditentukan sepenuhnya oleh intervensi pemerintah pusat melalui skema kompensasi.

Pihak pengelola SPBU di Lampung diimbau untuk terus memberikan informasi transparan terkait harga terkini kepada konsumen. Langkah ini penting guna menghindari kebingungan di tingkat pengguna akhir saat terjadi perubahan kebijakan mendadak.

Masyarakat diminta terus memantau kanal informasi resmi untuk mendapatkan data harga paling mutakhir. Langkah antisipasi diperlukan agar pengeluaran rumah tangga tetap terkendali di tengah potensi perubahan harga energi global yang sulit diprediksi.

Reporter: Muhammd Nizar
Back to top