Lampung Utara — Polres Lampung Utara melaksanakan operasi pengamanan khusus untuk memastikan kelancaran pengumpulan tas dan bagasi serta proses keberangkatan jamaah haji Kloter 15 JKG Tahun 1447 H/2026 M. Kegiatan yang melibatkan seluruh jajaran Polsek Kotabumi Kota ini berlangsung di Kantor Kementerian Haji dan Umroh, Kelurahan Kelapa Tujuh, Kecamatan Kotabumi Selatan.
Pengamanan dimulai dengan apel kesiapan yang dipimpin Kapolsek Kotabumi Kota, IPTU Syamsudin pada pukul 07.00 WIB. Setelah persiapan, personel langsung memandu proses pengumpulan tas dan bagasi jamaah haji sekitar pukul 07.30 WIB. Seluruh rangkaian kegiatan dirancang untuk memberikan kenyamanan maksimal kepada calon jamaah yang terdaftar dalam kelompok pemberangkatan tersebut.
Kehadiran aparat kepolisian di lokasi bukan hanya sebagai bentuk pengamanan ketat, melainkan juga pelayanan langsung kepada masyarakat. Kondisi di lapangan terpantau aman dan kondusif tanpa adanya gangguan yang mengganggu kelancaran operasional.
Data yang dihimpun menunjukkan jumlah jamaah haji asal Kabupaten Lampung Utara yang tergabung dalam Kloter 15 JKG sebanyak 398 orang. Kloter ini merupakan bagian dari jadwal pemberangkatan tahun 1447 Hijriah yang dikoordinasikan melalui Kantor Kementerian Haji dan Umroh setempat.
Kapolres Lampung Utara, AKBP Deddy Kurniawan melalui Kasi Humas IPTU Herawati menyatakan bahwa operasi pengamanan ini merupakan wujud konkret komitmen Polri. "Kami memastikan seluruh rangkaian kegiatan pengumpulan bagasi hingga keberangkatan jamaah haji berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Kehadiran personel di lapangan juga sebagai bentuk pelayanan dan pengamanan agar para jamaah merasa nyaman," ungkapnya.
IPTU Herawati menambahkan bahwa hingga kegiatan berlangsung, situasi tetap terpantau dengan baik tanpa hambatan keamanan dan ketertiban yang signifikan. Langkah-langkah preventif dilakukan untuk mengantisipasi setiap kemungkinan yang dapat mengganggu pelaksanaan pemberangkatan.
Polres Lampung Utara menegaskan komitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat dalam setiap kegiatan yang melibatkan kepentingan publik. Strategi ini bertujuan menciptakan rasa aman, menjaga stabilitas keamanan, dan meningkatkan kepercayaan warga terhadap institusi keamanan di wilayah hukum Lampung Utara.