Pencarian

Lampung Dapat Bantuan Bibit Cabai Rp 925 Juta untuk Kembangkan Kawasan 83 Hektare di 12 Kabupaten

Rabu, 29 Juli 2026 • 14:23:31 WIB
Lampung Dapat Bantuan Bibit Cabai Rp 925 Juta untuk Kembangkan Kawasan 83 Hektare di 12 Kabupaten
Pemerintah mengalokasikan bantuan bibit cabai senilai Rp925,4 juta untuk pengembangan kawasan seluas 83 hektare di 12 kabupaten di Provinsi Lampung.

BANDARLAMPUNG — Alokasi bantuan bibit cabai untuk Provinsi Lampung tahun ini mencapai Rp 925,4 juta, mencakup lahan pengembangan seluas 83 hektare yang tersebar di 12 kabupaten. Pelaksana Tugas Kepala Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP) Lampung Endro Gunawan menyatakan program ini bertujuan meningkatkan produksi dan produktivitas hortikultura di daerah.

Luasan Lahan dan Sebaran 12 Kabupaten

Bantuan bibit dialokasikan dengan luasan bervariasi di setiap kabupaten. Berdasarkan data BRMP Lampung, sebaran terluas berada di Lampung Barat, Lampung Utara, Waykanan, Pesawaran, dan Tanggamus yang masing-masing mendapat jatah 10 hektare.

  • Lampung Barat: 10 hektare
  • Lampung Utara: 10 hektare
  • Waykanan: 10 hektare
  • Pesawaran: 10 hektare
  • Tanggamus: 10 hektare
  • Lampung Timur: 8 hektare
  • Lampung Selatan: 5 hektare
  • Lampung Tengah: 5 hektare
  • Tulangbawang: 5 hektare
  • Pringsewu: 5 hektare
  • Tulangbawang Barat: 5 hektare
  • Pesisir Barat: 5 hektare

Verifikasi Lahan di Lampung Selatan

Untuk memastikan kesiapan kawasan, tim melakukan verifikasi dan validasi di sejumlah lokasi, salah satunya di Kecamatan Sidomulyo, Kabupaten Lampung Selatan. Langkah ini dinilai penting agar pemanfaatan komoditas hortikultura bisa berdaya saing dan berkelanjutan.

"Pada tahun 2026 ini, pemerintah memberikan bantuan untuk komoditas hortikultura di Lampung dalam rangka meningkatkan produksi serta produktivitas hortikultura di Provinsi Lampung," ujar Endro Gunawan di Bandarlampung, Rabu.

Strategi Percepatan Swasembada Cabai

Pemerintah Provinsi Lampung bersama pihak terkait juga menjalankan sejumlah strategi untuk mempercepat swasembada cabai. Fokus utamanya menjaga ketersediaan pasokan, meningkatkan produksi, dan mendukung pengendalian inflasi wilayah.

Dua pendekatan utama yang dilakukan adalah Gerakan Tanam Cabai serta pembuatan demonstrasi plot (demplot) di beberapa daerah. Langkah ini diharapkan mampu menekan fluktuasi harga cabai yang kerap menjadi pemicu inflasi di Lampung.

Bagikan
Sumber: lampung.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks