BOGOR — Peron baru di Stasiun Bogor mulai difungsikan hari ini, memungkinkan kereta api dengan konfigurasi hingga 12 gerbong berhenti dan melayani naik-turun penumpang. Peron ini dibangun untuk menggantikan peron lama yang dinilai tidak memadai untuk menampung rangkaian panjang.
Peron Baru Dibangun untuk Akomodasi Rangkaian Lebih Panjang
Sebelumnya, Stasiun Bogor hanya mampu melayani kereta dengan maksimal 10 gerbong. Dengan adanya peron baru, KAI dapat mengoperasikan rangkaian 12 gerbong yang diharapkan mampu menambah kapasitas angkut penumpang secara signifikan, terutama pada jam sibuk pagi dan sore hari.
Bagaimana Dampaknya bagi Penumpang KRL?
Penambahan jumlah gerbong ini diproyeksikan mengurangi tingkat kepadatan di dalam kereta yang kerap dikeluhkan pengguna Commuter Line rute Bogor-Jakarta. Penumpang kini memiliki lebih banyak ruang dan opsi tempat duduk selama perjalanan.
Langkah Lanjutan KAI untuk Pelayanan Stasiun
KAI menyatakan akan terus mengevaluasi efektivitas peron baru dan pola operasi kereta 12 gerbong. Pihak operator juga mengimbau penumpang untuk tetap mematuhi protokol keselamatan, seperti tidak melanggar batas aman peron saat kereta akan tiba.