Dolly Parton Meninggal di Usia 80 Tahun Usai Lawan Kanker

Penulis: Burhanuddin Yahya  •  Rabu, 26 Agustus 2026 | 12:53:01 WIB
Penyanyi Dolly Parton meninggal dunia pada usia 80 tahun setelah menjalani perawatan di rumah sakit.

LAMPUNG — Kabar duka ini pertama kali disampaikan oleh keponakan sekaligus kepala pengawal pribadinya, Bryan Seaver, melalui unggahan video di Instagram. Bryan mengaku mendapat amanat langsung dari sang bibi untuk mengabarkan kepergiannya ke publik, sebuah permintaan yang sudah disampaikan Parton bertahun-tahun lalu.

"Pengumuman video ini adalah sesuatu yang diminta Dolly dari saya bertahun-tahun lalu, sebelum saya benar-benar menyadarinya sebagai kenyataan di masa depan," ujar Bryan dalam videonya. Ia menyebut tugas ini sebagai kehormatan yang dibalut duka mendalam, namun meyakini sang bibi kini telah tenang menyusul mendiang suaminya, Carl Dean.

Dua Bulan Setelah Kepergian Sang Suami

Kepergian Parton hanya berselang beberapa bulan setelah Carl Dean, suami yang menemaninya selama hampir 60 tahun, wafat pada Maret 2025. Dalam wawancara terakhirnya, penyanyi berusia 80 tahun itu mengaku kesehatannya sempat terabaikan karena fokusnya tercurah penuh untuk merawat Dean.

"Seperti yang pernah saya bagikan lewat pesan video sepanjang tahun lalu, saya memang sedang menghadapi beberapa masalah kesehatan yang sempat tidak saya hiraukan saat menjaga Carl," kata Parton.

Selain kanker, perwakilan Parton menyebut sang musisi juga berjuang menghadapi komplikasi pada ginjal dan gangguan penyakit autoimun. Parton bertahan selama empat hari di rumah sakit sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia.

Warisan 160 Juta Album Terjual

Dolly Parton menutup perjalanan panjang salah satu musisi perempuan terlaris sepanjang masa. Debutnya dimulai lewat album Hello, I'm Dolly pada 1967, dan sejak saat itu ia sukses menjual lebih dari 160 juta album di seluruh dunia.

Sepanjang kariernya, Parton mencetak lagu-lagu abadi seperti I Will Always Love You dan 9 to 5. Lagu I Will Always Love You bahkan menjadi hits global ketika dibawakan ulang oleh Whitney Houston pada 1992.

"Dolly Parton yang kita cintai menghabiskan hidup dan kariernya untuk membawa kegembiraan, tawa, harapan, dan integritas dalam setiap hal yang ia sentuh," bunyi pernyataan resmi dari pihak manajemen Parton.

Dedikasi di Luar Panggung

Di luar industri musik, Parton dikenal luas atas dedikasinya di bidang sosial. Ia mendanai riset medis dan membagikan ratusan juta buku gratis lewat lembaga amal miliknya, Imagination Library, yang ia dirikan untuk meningkatkan literasi anak-anak.

Kepergian Dolly Parton meninggalkan jejak yang sulit ditandingi, baik sebagai musisi maupun filantropis. Ia menutup hidupnya dengan dikelilingi orang-orang tercinta di rumah sakit yang sama tempat ia berjuang selama empat hari terakhir.

Reporter: Burhanuddin Yahya
Sumber: cnnindonesia.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top