METRO — Satu lagi nama harum lahir dari SMAN 5 Metro. Antasya Nayra Hidayanti, siswi kelas X, berhasil merebut gelar Juara 1 pada Kejuaraan Karate Antar Dojo Shokaido se-Provinsi Lampung Tahun 2026. Kompetisi yang mempertemukan ratusan karateka terbaik dari seluruh kabupaten/kota tersebut berlangsung di Bandar Lampung, Minggu (23/8).
Kepala SMAN 5 Metro, Tri Nurul Fajarotun, menyampaikan kebanggaannya atas pencapaian yang diraih anak didiknya. Menurutnya, prestasi ini bukan sekadar kemenangan individu, melainkan bukti nyata bahwa kerja keras dan kedisiplinan dalam berlatih mampu mengantarkan seorang pelajar menembus persaingan tingkat provinsi.
"Kami sangat bangga dan mengapresiasi setinggi-tingginya capaian prestasi yang diraih oleh murid kami, Antasya Nayra Hidayati. Meskipun baru duduk di kelas X, Antasya telah menunjukkan daya juang yang luar biasa dan membuktikan bahwa ketekunan mampu melahirkan prestasi tingkat provinsi. Semoga keberhasilan ini menjadi inspirasi bagi seluruh para murid SMAN 5 Metro lainnya," ujar Tri Nurul Fajarotun.
Perjalanan Antasya menuju podium tertinggi tidaklah mudah. Ia harus melewati babak demi babak dengan melawan karateka-karateka tangguh dari berbagai daerah. Keunggulan teknik dan mental yang kuat menjadi modal utamanya untuk bertahan hingga partai final.
Kejuaraan Karate Antar Dojo Shokaido sendiri merupakan agenda tahunan yang digelar Pengprov Shokaido Lampung. Ajang ini didesain untuk menjaring bibit-bibit atlet berbakat serta membentuk karakter disiplin dan sportivitas di kalangan pelajar. Ketatnya persaingan tahun ini disebut-sebut menjadi indikator meningkatnya kualitas atlet karate muda di Lampung.
SMAN 5 Metro menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pengembangan potensi murid di bidang akademik maupun non-akademik. Pihak sekolah menilai keberhasilan Antasya merupakan hasil sinergi antara bakat, latihan rutin, serta dukungan lingkungan sekolah.
Ke depan, prestasi ini diharapkan menjadi batu loncatan bagi Antasya untuk menembus level yang lebih tinggi. Target berikutnya yang dibidik adalah kejuaraan nasional, di mana persaingan akan jauh lebih ketat dan menuntut persiapan yang lebih matang.