Pencarian

Status Gunung Anak Krakatau Naik ke Siaga, Warga Pesisir Lampung Selatan Diminta Waspadai Abu Vulkanik

Sabtu, 10 Oktober 2026 • 10:46:31 WIB
Status Gunung Anak Krakatau Naik ke Siaga, Warga Pesisir Lampung Selatan Diminta Waspadai Abu Vulkanik
Status Gunung Anak Krakatau naik ke Level III Siaga, warga pesisir Lampung Selatan diminta waspada abu vulkanik.

KALIANDA — Kenaikan status Gunung Anak Krakatau (GAK) ke Level III Siaga membuat Pemkab Lampung Selatan memperketat pemantauan di kawasan pesisir. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat berkoordinasi dengan petugas pengamatan gunung api dan unsur Desa Tangguh Bencana (Destana) untuk memantau perkembangan aktivitas vulkanik.

Pembatasan aktivitas diberlakukan dalam radius 5 kilometer dari pusat erupsi. Warga dan wisatawan juga dilarang beraktivitas dalam radius 1 kilometer dari pulau baru di sektor barat laut dan tenggara gunung api tersebut.

Potensi Bahaya yang Perlu Diwaspadai Warga Pesisir

PVMBG mencatat sejumlah potensi bahaya dari aktivitas vulkanik Anak Krakatau. Lontaran batu pijar, hujan abu lebat, dan aliran lava masuk dalam daftar risiko yang perlu diantisipasi.

Selain itu, potensi erupsi sekunder akibat kontak material panas dengan air laut maupun air hujan turut diperhitungkan. Warga pesisir diminta mewaspadai dampak abu vulkanik terhadap kesehatan, terutama gangguan pernapasan.

Masker hingga Puskesmas Jadi Antisipasi Dampak Abu

Warga diminta menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan apabila terjadi hujan abu. Mereka yang mengalami gangguan kesehatan diimbau segera memeriksakan diri ke puskesmas terdekat.

Sekretaris Daerah Lampung Selatan, Supriyanto, memastikan pemerintah daerah siap memfasilitasi kebutuhan perlindungan kesehatan bagi masyarakat yang membutuhkan.

"Warga yang membutuhkan masker dapat segera berkoordinasi dengan Puskesmas di wilayah masing-masing untuk mendapatkan bantuan sesuai dengan kebutuhan dan ketersediaan yang ada," tutur Supriyanto.

Pada Jumat (9/10/2026) malam, Supriyanto bersama Camat Rajabasa turun langsung ke wilayah pesisir untuk meninjau kondisi terkini.

Warga Diminta Tidak Terpancing Isu Tsunami

Pemkab Lampung Selatan mengingatkan masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi. Kabar yang mengaitkan peningkatan aktivitas Gunung Anak Krakatau dengan potensi tsunami menjadi perhatian khusus.

Warga di wilayah pesisir Lampung dan Banten diminta tidak menyebarkan informasi yang belum jelas sumbernya. Perkembangan situasi dapat diikuti melalui saluran resmi pemerintah dan PVMBG.

Kepala Pelaksana BPBD Lampung Selatan, Maturidi, menegaskan masyarakat secara umum masih dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan tetap memperhatikan perkembangan aktivitas gunung api.

"Kami meminta masyarakat untuk tetap tenang dan waspada, serta tidak terpancing oleh isu-isu yang tidak bertanggung jawab," ujar Maturidi, Sabtu (10/10/2026).

Pemkab Lampung Selatan juga mengimbau warga mematuhi pembatasan aktivitas di kawasan berbahaya dan tidak mendekati Gunung Anak Krakatau. Arahan BPBD setempat menjadi acuan utama selama status Siaga berlaku.

Follow lampungonline.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: voxlampung.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks