Pencarian

Gubernur Lampung Sebut Tol Lematang-Panjang Bakal Sambungkan Kawasan Industri ke Pelabuhan Panjang

Rabu, 07 Oktober 2026 • 08:14:01 WIB
Gubernur Lampung Sebut Tol Lematang-Panjang Bakal Sambungkan Kawasan Industri ke Pelabuhan Panjang
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menyampaikan keterangan terkait pembangunan ruas Tol Lematang-Panjang di Bandarlampung, Senin.

Pemerintah Provinsi Lampung mendorong pembangunan ruas Jalan Tol Lematang-Panjang untuk memperkuat konektivitas kawasan industri dengan Pelabuhan Panjang. Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menilai jalan tol bukan sekadar penghubung antarkota, melainkan jembatan antara produksi dan pasar, investasi dan peluang, serta konektivitas dengan kesejahteraan. Dorongan itu disampaikan menyusul meningkatnya kunjungan wisatawan Lampung dari 17 juta orang pada 2024 menjadi 27 juta orang pada 2025.

BANDARLAMPUNG — Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menyatakan ruas Tol Lematang-Panjang diarahkan untuk memperkuat konektivitas kawasan industri dengan Pelabuhan Panjang. Menurutnya, keberadaan tol harus memberi manfaat ekonomi nyata bagi warga, bukan hanya memangkas jarak tempuh.

"Jalan tol bukan sekadar menghubungkan kota, tetapi menghubungkan produksi dan pasar, investasi dan peluang, serta konektivitas dengan kesejahteraan," ujar Rahmat dalam keterangannya di Bandarlampung, Senin.

Mengapa Tol Lematang-Panjang Dianggap Penting bagi Lampung

Rahmat menilai kemudahan akses transportasi perlu diiringi penguatan ekonomi daerah. Tanpa dukungan kebijakan yang tepat, konektivitas yang semakin terbuka justru bisa memperketat persaingan bagi pelaku usaha lokal, terutama sektor pertanian dan industri pengolahan.

Karena itu, Pemprov Lampung mendorong penguatan hilirisasi agar komoditas unggulan tidak dijual dalam bentuk bahan mentah. Harapannya, nilai tambah dari aktivitas produksi, pengolahan, hingga distribusi bisa dinikmati di Lampung sendiri.

"Tol dipakai untuk mengubah struktur PDRB kami, dari sektor primer didorong hilirisasi menjadi sektor industri olahan, dan selain itu peran jalan tol dalam mendukung pengembangan pariwisata pun penting," katanya.

Kunjungan Wisatawan Lampung Naik dari 17 Juta ke 27 Juta Orang

Jumlah kunjungan wisatawan ke Lampung tercatat meningkat dari 17 juta orang pada 2024 menjadi 27 juta orang pada 2025. Lonjakan itu dinilai menunjukkan besarnya potensi pergerakan ekonomi yang bisa ditopang konektivitas transportasi.

Meski begitu, Rahmat mengingatkan manfaat jalan tol bergantung pada kondisi jalan penghubung dari kawasan produksi, permukiman, dan destinasi wisata menuju akses tol. Peningkatan kualitas jalan provinsi, kabupaten, dan desa disebut menjadi bagian penting untuk memperlancar mobilitas orang dan barang.

Akses Tol Jadi Pertimbangan Investor Kawasan Industri

Dalam pengembangan kawasan industri, akses terhadap jalan tol termasuk hal yang diperhatikan investor. Pemprov Lampung menilai pembangunan infrastruktur tol perlu diarahkan agar manfaat ekonominya sampai ke masyarakat.

"Keberhasilan jalan tol tidak cukup diukur dari panjang ruas dan kemudahan konektivitas, tetapi juga dari sejauh mana infrastruktur tersebut mampu menghubungkan sentra produksi dengan pasar, mendorong investasi, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujar Rahmat.

Follow lampungonline.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: lampung.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks