LAMPUNG — Surabaya punya banyak warung sate kambing yang sudah puluhan tahun dipercaya pelanggan. Mulai dari sate cempe berbumbu kacang kental hingga tengkleng kaya rempah, pilihannya tersebar dari Gubeng sampai Wonocolo. Berikut tujuh tempat yang layak masuk daftar buruan berikutnya.
Warga Surabaya tidak pernah kehabisan pilihan saat ingin menyantap sate kambing. Beberapa warung bahkan sudah beroperasi sejak 1977 dan tetap ramai hingga sekarang. Tujuh tempat berikut punya karakter masing-masing, dari potongan daging tebal sampai racikan bumbu yang bikin ketagihan.
1. Sate Kambing Sinar Jaya
Warung di Jalan Dharmawangsa III, Airlangga, Gubeng, ini mudah dikenali dari spanduk besarnya. Potongan dagingnya besar dan empuk, disajikan dengan bumbu kacang gurih plus irisan bawang merah segar. Buka tiap hari pukul 10.00–22.00 WIB, cocok untuk makan siang maupun malam.
2. Sate Kambing Cak Liem
Berlokasi di kawasan Tambak Sumur, Perumahan Pondok Chandra Indah, tempat ini menyajikan potongan daging yang lebih tebal dari rata-rata. Empat sampai lima tusuk saja sudah cukup mengenyangkan. Bagi yang malas keluar rumah, tersedia layanan pesan antar lewat aplikasi ojek online.
3. Sate Gule Kambing Pucang
Warung legendaris ini berdiri sejak 1977 dan jadi salah satu destinasi kuliner paling bersejarah di Surabaya. Keunggulannya ada pada daging yang tidak berbau prengus, aman bahkan untuk yang sensitif terhadap aroma kambing. Sebaiknya hindari jam makan siang dan malam karena antreannya panjang.
4. Sate Solo Pak Dono
Berada di Jalan Kalasan No. 28, Pacar Keling, Tambaksari, sate di sini lembut dan tidak alot berkat proses pemanggangan yang pas. Bumbu meresap sampai ke dalam daging, disajikan dengan kecap manis, tomat, kol, dan cabai rawit. Buka Senin–Minggu pukul 12.00–21.30 WIB.
5. Sate & Tengkleng Pak Manto
Di Jalan Slamet No. 6, Ketabang, Genteng, potongan dagingnya tebal, empuk, bebas bau prengus, dan tetap juicy setelah dibakar. Saus kecap khas berpadu bawang merah, sayuran segar, dan cabai rawit melengkapi hidangan. Menu tengkleng kambing kaya rempah jadi andalan kedua, buka pukul 09.00–21.00 WIB.
6. Depot Sate Cak Kin
Depot di Jalan Menanggal V No. 37, Menanggal, Gayungan, ini menyajikan daging tebal yang tetap empuk dan mudah dikunyah. Bumbu kacangnya gurih, ditambah irisan bawang merah dan perasan jeruk nipis untuk kesegaran ekstra. Ada juga menu gulai dan kikil kambing, buka pukul 10.00–22.00 WIB.
7. Sate Cempe Jemursari
Di Jalan Raya Jemursari No. 207, Sidosermo, Wonocolo, sate di sini memakai daging kambing muda sehingga teksturnya lebih empuk dan juicy. Disajikan dengan saus kacang gurih, irisan bawang merah, kol, dan tomat. Bisa dinikmati dengan nasi atau lontong, buka pukul 16.00–21.00 WIB.
Tujuh warung ini menunjukkan sate kambing di Surabaya bukan sekadar makanan biasa, tapi bagian dari tradisi kuliner yang bertahan lintas generasi. Pilih sesuai selera, dari yang klasik sampai yang menyajikan daging kambing muda.