Pencarian

SIG Pakai Sekam hingga Ampas Tebu, Pabrik Tuban Hemat Energi Fosil

Kamis, 24 September 2026 • 08:22:02 WIB
SIG Pakai Sekam hingga Ampas Tebu, Pabrik Tuban Hemat Energi Fosil
Pabrik Tuban SIG memanfaatkan sekam padi sebagai bahan bakar alternatif dengan konsumsi mencapai 400 ton per hari.

LAMPUNG — PT Semen Indonesia (Persero) Tbk atau SIG (SMGR) mengoptimalkan biomassa sebagai bahan bakar alternatif di Pabrik Tuban, Jawa Timur, dengan konsumsi sekam padi mencapai 400 ton per hari. Langkah ini menekan ketergantungan pada energi fosil sekaligus mengurangi emisi produksi semen. Pasokan sekam berasal dari petani dan 10 perusahaan penggilingan padi di Tuban, Lamongan, Bojonegoro, hingga Rembang.

Direktur Utama SIG Indrieffouny Indra menyatakan penggunaan biomassa sejalan dengan Sustainability Roadmap SIG 2030, yang menjadi panduan strategi dan indikator keberlanjutan perusahaan untuk mewujudkan industri hijau serta mendukung target emisi nol bersih (Net Zero Emission).

Beragam Bahan Baku Pengganti Batu Bara

Jenis biomassa yang dipakai SIG di Pabrik Tuban tidak tunggal. Selain sekam padi, perseroan memanfaatkan cocopeat atau serbuk halus dari sabut kelapa, bonggol jagung, serbuk gergaji, hingga ampas tebu.

Dari sejumlah bahan itu, sekam padi menempati posisi pertama dengan porsi konsumsi terbesar, yakni 400 ton per hari. Pasokan sekam dipasok dari petani dan 10 perusahaan penggilingan padi di wilayah Tuban, Lamongan, Bojonegoro, hingga Rembang.

Pilihan bahan baku yang bervariasi memberi SIG keleluasaan menjaga pasokan energi alternatif, terutama ketika harga atau ketersediaan satu jenis biomassa berfluktuasi mengikuti musim panen.

Petani dan Penggilingan Padi Dapat Nilai Ekonomi Baru

Indrieffouny menegaskan penggunaan biomassa tidak hanya soal operasional pabrik. Menurutnya, langkah strategis ini turut menciptakan nilai ekonomi baru bagi masyarakat, khususnya para petani dan perusahaan penggilingan padi.

”Penggunaan biomassa membantu Perusahaan mendapatkan sumber energi alternatif untuk meningkatkan keandalan operasi dan memperkuat iniastif semen hijau yang rendah emisi. Di saat yang bersamaan, langkah strategis ini turut menciptakan nilai ekonomi baru bagi masyarakat, khususnya para petani dan perusahaan penggilingan padi,” katanya dalam keterangan resmi, Rabu (23/9/2026).

Bagi petani di Tuban, Lamongan, Bojonegoro, dan Rembang, sekam yang sebelumnya menjadi limbah penggilingan kini punya pembeli tetap. Aliran pendapatan tambahan itu datang tanpa mengubah siklus tanam yang sudah berjalan.

Tekan Emisi, Jaga Keandalan Operasi

Substitusi energi fosil dengan biomassa menjadi salah satu jalur yang ditempuh SIG untuk menurunkan intensitas karbon di lini produksi semen. Industri semen dikenal sebagai salah satu penyumbang emisi besar karena proses pembakaran klinker membutuhkan panas tinggi.

Dengan memakai sekam, cocopeat, bonggol jagung, serbuk gergaji, dan ampas tebu, SIG berupaya memangkas porsi batu bara dalam tungku pabrik. Upaya ini sekaligus menjaga keandalan operasi ketika pasokan atau harga energi konvensional bergejolak.

Penutup: Langkah SIG di Pabrik Tuban menunjukkan transisi energi di sektor semen bisa berjalan berbarengan dengan pemberdayaan ekonomi warga sekitar. Keberhasilan model ini akan menentukan seberapa cepat perseroan memenuhi target keberlanjutan 2030-nya.

Follow lampungonline.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: idxchannel.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks