Pemkab Lampung Selatan Dorong Gema HELAU Jadi Budaya Bersih Warga, Dimulai dari Halaman Rumah

Penulis: Hendra Mukhtar  •  Minggu, 11 Oktober 2026 | 10:13:31 WIB
Petugas membersihkan kawasan Gedung Olahraga Way Handak dalam kegiatan gotong royong Pemkab Lampung Selatan.

Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan mendorong Gerakan Bersama Hijau, Elok, Lestari, Aman, dan Unggul (Gema HELAU) menjadi budaya harian warga dalam menjaga kebersihan lingkungan. Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Lampung Selatan Dwi Jatmiko menegaskan keterlibatan masyarakat jadi kunci agar gerakan itu tidak berhenti di kegiatan gotong royong. Upaya tersebut dimulai dari kebiasaan sederhana seperti tidak membuang sampah sembarangan dan merawat fasilitas umum.

LAMPUNG SELATAN — Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Lampung Selatan menilai gerakan kebersihan lingkungan hanya akan bertahan lama jika warga menjadikannya kebiasaan sehari-hari, bukan sekadar agenda seremonial pemerintah daerah. Penilaian itu disampaikan usai kegiatan gotong royong di kawasan Gedung Olahraga Way Handak.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Lampung Selatan Dwi Jatmiko mengatakan pihaknya ingin Gema HELAU melekat sebagai budaya masyarakat, bukan kegiatan yang berhenti setelah jadwal gotong royong selesai. Menurut dia, kesadaran warga menentukan apakah lingkungan bersih bisa dipertahankan dalam jangka panjang.

Gotong Royong di Kawasan Gedung Olahraga Way Handak

Kegiatan pembersihan di kawasan Gedung Olahraga Way Handak menjadi salah satu bentuk pelaksanaan gerakan tersebut. Dwi menyebut aksi itu bagian dari upaya pemerintah daerah menjaga kebersihan sekaligus menata lingkungan agar nyaman digunakan warga.

Fasilitas umum seperti gedung olahraga menjadi sasaran penataan karena dipakai banyak orang setiap hari. Kebersihan kawasan itu dinilai langsung berpengaruh pada kenyamanan masyarakat yang beraktivitas di dalamnya.

"Selain enak dipandang, lingkungan yang bersih juga mendukung kesehatan dan kenyamanan kita bersama," kata Dwi Jatmiko.

Kebiasaan Kecil yang Diminta Diterapkan Warga

Dwi menyebut kepedulian lingkungan bisa dimulai dari tindakan sederhana. Tidak membuang sampah sembarangan, menjaga kebersihan halaman rumah, dan merawat fasilitas umum masuk dalam kebiasaan yang ia harapkan tumbuh di tengah warga.

Menurut dia, kebersihan lingkungan semestinya menjadi tanggung jawab bersama, bukan beban yang dipikul hanya lewat kegiatan rutin pemerintah daerah. Harapan itu disampaikan agar kesadaran warga tumbuh konsisten, bukan musiman.

"Lingkungan yang bersih dan terawat juga berperan dalam menciptakan ruang publik yang nyaman bagi masyarakat untuk beraktivitas," ujar dia.

Dari Fasilitas Umum hingga Permukiman Warga

Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan berharap semangat gotong royong meluas dari kawasan fasilitas umum ke lingkungan permukiman. Pelaksanaan gerakan secara berkelanjutan dinilai menjadi cara agar kebiasaan itu menyebar ke tingkat kampung dan RT/RW.

Jika konsisten dijalankan, Gema HELAU diharapkan tidak lagi sekadar agenda rutin pemerintah daerah. Gerakan itu ditargetkan berkembang menjadi kebiasaan bersama dalam menjaga kebersihan, kenyamanan, dan kelestarian lingkungan di Kabupaten Lampung Selatan.

Reporter: Hendra Mukhtar
Sumber: lampung.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top