OJK Lampung dan Pemkab Lampung Utara Bekali 250 Petani Akses Pembiayaan Formal hingga Investasi Legal

Penulis: Nopriansyah Putra  •  Kamis, 10 September 2026 | 12:44:32 WIB
Peserta mengikuti edukasi keuangan bagi petani dan pembudidaya perikanan di Kota Bumi, Rabu.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Lampung bersama Pemerintah Kabupaten Lampung Utara membekali 250 petani dan pembudidaya perikanan dengan edukasi akses pembiayaan formal, investasi legal, dan perlindungan asuransi. Kegiatan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) ini digelar di Kota Bumi, Rabu, sebagai bagian dari penguatan ketahanan pangan daerah.

KOTA BUMI — Sebanyak 250 petani dan pembudidaya perikanan di Kabupaten Lampung Utara mengikuti edukasi keuangan yang digelar Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) setempat. Kegiatan ini menghadirkan OJK Provinsi Lampung, Bursa Efek Indonesia (BEI) Lampung, PT Phintraco Sekuritas, PT Asuransi Astra, BPS Lampung Utara, serta pimpinan perbankan di wilayah tersebut.

Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA) Sekretariat Daerah Kabupaten Lampung Utara, Biantori, menyebut kegiatan ini dirancang untuk memperkuat mitigasi risiko keuangan para pelaku usaha tani. "Kehadiran 250 peserta dalam acara ini difokuskan untuk memperkuat kemampuan mitigasi risiko keuangan, mengoptimalkan instrumen perlindungan finansial dan investasi bagi pelaku tani," ujarnya di Kota Bumi, Rabu.

Literasi Petani Masih di Bawah Rata-rata Nasional

Kepala OJK Provinsi Lampung, Otto Fitriandy, mengungkapkan indeks literasi dan inklusi keuangan kelompok petani masih berada di bawah rata-rata nasional. Kondisi ini mendorong perlunya edukasi berkelanjutan agar masyarakat terhindar dari investasi bodong dan pinjaman online ilegal.

Melalui sinergi dengan industri jasa keuangan, OJK turut menghadirkan fasilitas pembukaan rekening saham gratis bagi para peserta. Perlindungan asuransi juga disiapkan sebagai bagian dari paket layanan dalam kegiatan tersebut.

Komitmen Pemkab Lampung Utara untuk Petani Naik Kelas

Bupati Lampung Utara, Hamartoni Ahadis, menegaskan sektor pertanian dan perikanan merupakan penggerak utama perekonomian masyarakat setempat. Pemerintah kabupaten berkomitmen memperluas akses pembiayaan formal sekaligus memberikan pendampingan berkelanjutan kepada para petani.

"Kami berkomitmen penuh untuk terus memperluas akses pembiayaan formal sekaligus memberikan pendampingan berkelanjutan, sehingga para petani di daerah ini dapat semakin mandiri, cerdas mengelola keuangan, dan naik kelas," tutur Hamartoni.

Kolaborasi antara OJK, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan ini diharapkan mendongkrak kesejahteraan kelompok tani dan pembudidaya perikanan di Lampung Utara. Langkah strategis ini sekaligus menjadi bagian dari upaya mencapai target inklusi keuangan nasional serta memperkokoh ketahanan pangan daerah melalui pemanfaatan produk jasa keuangan formal.

Reporter: Nopriansyah Putra
Sumber: lampung.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top