Saltburn Skorsing Brian Devine Akibat Kontroversi "Jentikan Jari" yang Viral

Penulis: Nasrul Effendi  •  Kamis, 30 Juli 2026 | 02:58:01 WIB
Pemain Saltburn Cricket Club, Brian Devine, diskors setelah diduga menjentikkan jari untuk meniru suara bola mengenai bat sehingga wasit menyatakan pemukul lawan out.

LAMPUNG — Kontroversi ini bermula dari laga Divisi 2 Liga Kriket North Yorkshire dan South Durham (NYSD) pekan lalu. Saltburn menang telak 159 run atas Norton, namun kemenangan itu ternoda oleh sebuah insiden yang terekam kamera dan kini telah ditonton lebih dari 7,5 juta kali di platform X.

Kronologi "Jentikan Jari" yang Mengubah Laga

Dalam video yang beredar, Brian Devine diduga dengan sengaja menjentikkan jarinya saat bola melewati bat pemukul Norton, Noman Shabir. Bola tersebut kemudian ditangkap oleh penjaga gawang Saltburn, Josh Bowes.

Atas dasar suara jentikan yang menyerupai suara bola mengenai bat, wasit mengabulkan permohonan appeal dari tim Saltburn dan menyatakan Shabir out. Keputusan ini langsung menuai protes keras dari kubu Norton yang kemudian mengajukan keluhan resmi ke liga pada Senin (pekan ini).

Klub Bertindak Cepat, Devine Disanksi Berat

Saltburn Cricket Club bergerak cepat setelah keluhan dan investigasi liga diumumkan. Dalam pernyataan resmi, klub yang mengedepankan nilai kekeluargaan itu menegaskan telah menskors Devine.

"Pemain yang menjadi pusat keluhan telah diskors dan tidak akan bermain lagi untuk klub musim ini atau dalam waktu dekat, menunggu hasil investigasi," bunyi pernyataan klub. Mereka juga menyebut insiden ini sebagai pengalaman yang sangat menyedihkan dan penuh tekanan bagi semua pihak yang terlibat.

Dampak Beruntai: Laga Piala Dikonceder, Sponsor Angkat Bicara

Dampak dari kontroversi ini meluas. Tim kedua Saltburn terpaksa mengalah (concede) pada laga Piala melawan Marton, Rabu malam, dengan alasan tidak bisa menurunkan tim karena "musim liburan".

Sementara itu, rumor yang beredar menyebut restoran India lokal, Spices, akan mencabut sponsor untuk Devine. Namun, pemilik Spices, Akmol Hussain, membantah hal tersebut. Ia menegaskan sponsornya diberikan untuk klub, bukan individu.

"Kami melihat Brian sebagai perwakilan klub, bukan pemilik klub. Kriket adalah olahraga gentleman. Kami ingin terus mendukung klub, tetapi masalah ini harus diselidiki dan ditangani dengan benar oleh liga," ujar Hussain kepada BBC Sport.

Investigasi Berlanjut, Devine Dijuluki "Clicky Ponting"

Sejak video pertama diunggah, muncul rekaman-rekaman lain dari pertandingan sebelumnya yang menunjukkan dugaan insiden serupa yang melibatkan Devine. Di media sosial, ia pun dijuluki 'Clicky Ponting'—sebuah plesetan dari legenda kriket Australia, Ricky Ponting.

Pertemuan antara Saltburn, perwakilan liga, dan kuasa hukum telah digelar pada Selasa malam, namun hasilnya belum diumumkan ke publik. Liga NYSD, Norton, dan Dewan Kriket Inggris dan Wales (ECB) menolak berkomentar. BBC Sport telah mencoba meminta konfirmasi dari Devine, namun belum mendapat tanggapan.

Reporter: Nasrul Effendi
Sumber: bbc.co.uk This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top