LAMPUNG UTARA — Personel Satgas TMMD ke-129 Kodim 0412/LU bersama warga Desa Baru Raharja bergotong royong menuang dan merapikan dinding penahan tanah di sisi kanan dan kiri gorong-gorong yang telah rampung. Pekerjaan ini prioritas karena gorong-gorong berada di jalur air kiriman dari perbukitan saat hujan deras.
Leneng memperkuat struktur gorong-gorong sekaligus menahan tanah di sekitarnya agar tidak ambles. Bangunan pun lebih stabil dan tahan lama dibandingkan beton tanpa pelindung samping. Personel Satgas memastikan setiap tahapan sesuai spesifikasi teknis yang ditentukan.
Komandan Satgas TMMD ke-129 Kodim 0412/LU, Letkol Inf Roni Faturohman, menegaskan setiap proyek fisik dalam program TMMD mengutamakan kualitas jangka panjang. “Pembangunan fisik TMMD tidak hanya bertujuan memperlancar akses transportasi masyarakat, tetapi juga memastikan setiap infrastruktur yang dibangun memiliki kualitas yang baik dan berumur panjang. Sinergi antara TNI dan rakyat menjadi kunci utama keberhasilan TMMD,” ujarnya.
Di lapangan, anggota Satgas bersama warga bahu-membahu mengangkut material serta merapikan dinding leneng. Praka Riski Agung Samudra, anggota Satgas, mengatakan keakraban TNI-warga meringankan pekerjaan. “Kami bersama masyarakat bahu-membahu membuat leneng untuk memperkuat gorong-gorong. Hal ini penting agar bangunan tidak cepat rusak dan dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang,” katanya.
Gorong-gorong yang diperkuat leneng menjadi infrastruktur vital di Desa Baru Raharja. Bangunan ini mengalirkan air hujan sekaligus melindungi akses jalan menuju lahan pertanian dan permukiman. Konstruksi kokoh menekan risiko longsor, sehingga aktivitas warga tetap aman meski musim hujan tiba.
Program TMMD ke-129 di Lampung Utara menargetkan sasaran fisik yang langsung menyent