Kekeringan di Lampung Selatan, Pemkab Distribusikan 8.000 Liter Air Bersih ke Dua Desa di Kalianda

Penulis: Rizky Firmansyah  •  Minggu, 26 Juli 2026 | 12:10:32 WIB

KALIANDA — Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Lampung Selatan mengerahkan armada tangki air untuk menjangkau dua desa yang mengalami krisis air bersih. Total 8.000 liter air didistribusikan secara langsung ke titik-titik yang telah dilaporkan oleh pemerintah desa dan tim pemantau lapangan.

Kepala Bidang Damkar: Penyaluran Berdasarkan Laporan Desa

"Hari ini kita menyalurkan bantuan air bersih di dua tempat yakni, di Desa Merak Belantung dan Desa Gunung, Kecamatan Kalianda, dengan total 8.000 liter air bersih," kata Kepala Bidang Damkar Dinas Damkarmat Lampung Selatan Rully Fikriansyah di Kalianda, Sabtu.

Menurut Rully, bantuan ini sebagai langkah cepat Pemkab Lamsel membantu masyarakat yang kesulitan memperoleh air bersih akibat berkurangnya sumber air selama musim kemarau. Distribusi akan dilakukan secara bertahap, menyesuaikan kebutuhan warga dan ketersediaan armada tangki.

Koordinasi dan Pemantauan Berkelanjutan

Selain menyalurkan air, Damkarmat terus berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan, desa, dan instansi terkait untuk memantau perkembangan kekeringan dan mengantisipasi meluasnya dampak. Pemkab berupaya memastikan seluruh wilayah terdampak dapat terlayani, terutama di daerah yang jauh dari sumber air baku.

Imbauan Hemat Air dan Lapor jika Kesulitan

Rully mengimbau warga agar menggunakan air secara bijak dan menghemat pemakaian selama musim kemarau. Warga diminta segera melaporkan kepada aparat desa atau Damkarmat apabila mengalami kesulitan air bersih, sehingga bantuan bisa segera dikirim.

Langkah ini merupakan bagian dari pelayanan dasar pemerintah daerah sekaligus meminimalkan dampak kekeringan terhadap kesehatan, sanitasi, dan aktivitas sehari-hari warga.

Reporter: Rizky Firmansyah
Sumber: lampung.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top